Bupati Sangihe apresiasi PLN hadirkan listrik 24 jam di Pulau Nanedakele

Editor: Redaktur
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari.

ZONAUTARA.com – Penyalaan listrik 24 jam di Pulau Nanedakele, Kecamatan Nusa Tabukan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, menjadi momentum penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam peresmian yang berlangsung Kamis (31/7/2025), Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT PLN (Persero) atas upaya mewujudkan pemerataan akses energi hingga wilayah terluar.

Bupati Thungari menegaskan bahwa langkah PLN menyalakan listrik sepanjang hari bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas hidup.

“Listrik 24 jam di Pulau Nanedakele akan membuka peluang baru—baik untuk ekonomi, pendidikan, maupun layanan publik. Ini sejalan dengan komitmen kami membangun dari pinggiran, memastikan tak ada desa yang tertinggal dari akses listrik,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran listrik yang stabil menjadi fondasi bagi perkembangan daerah, khususnya di pulau-pulau kecil yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur.




Ia menyebut program ini sebagai bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN dalam mendukung kemajuan masyarakat.

Apresiasi Bupati disambut antusias warga Pulau Nanedakele yang kini menikmati listrik tanpa henti. Sebanyak 324 pelanggan telah merasakan perubahan signifikan setelah bertahun-tahun hanya mendapatkan pasokan listrik selama 12 jam.

“Terima kasih PLN, kami masyarakat Nanedakele sangat bersyukur karena dulu listrik hanya menyala 12 jam mulai jam 6 sore, sekarang sudah menyala sepanjang hari,” ungkap salah satu warga, Husna Yonas.

Warga lainnya, Hasning Kondoalumang, mengaku kini lebih leluasa menjalankan aktivitas.

“Terima kasih PLN, sekarang kami bisa beraktivitas siang dan malam dengan nyaman. Kehadiran listrik ini sangat berarti bagi kehidupan kami,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, menjelaskan bahwa penyalaan listrik 24 jam di pulau ini didukung pembangkit berdaya mampu 320 kW dengan beban puncak 115 kW.

“Kami siap melayani kebutuhan warga, baik untuk rumah tangga maupun aktivitas ekonomi lokal,” katanya.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menambahkan bahwa listrik membawa dampak yang jauh melampaui persoalan penerangan.

“PLN hadir tak hanya untuk menerangi, tetapi juga untuk membangun masa depan,” ujarnya.

Peresmian ini juga dihadiri jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. Bagi pemerintah daerah, langkah PLN tersebut merupakan tonggak penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan dan pulau terluar Indonesia.

Catatan Redaksi: Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Zonautara.com dan PLN UID Suluttenggo.
Suka berkelana ke tempat baru, terutama di alam bebas. Mencintai sastra fiksi dan tradisi. Berminat pada isu-isu ekofeminisme, gender, hak perempuan dan anak. Beberapa kali menerima fellowship liputan mendalam. Tercatat sebagai anggota AJI.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com