3.038 siswa di Sitaro jadi sasaran Imunisasi, Pemkab gelar BIAS 2025

Editor: Redaktur
Bupati Sitaro memantau pelaksanaan BIAS di SD Imanuel Ondong, Selasa 5 Agustus 2025. (Foto: Diskominfo Sitaro)



ZONAUTARA.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) resmi mencanangkan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2025 pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Kegiatan pencanangan dilaksanakan serentak se-Sulawesi Utara dan dipusatkan di SD GMIST Imanuel Ondong, dengan melibatkan 18 siswa kelas 1 dan 7 siswi kelas 5 sebagai peserta awal pemberian imunisasi.

Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan dukungan dari berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa imunisasi adalah bentuk investasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan. 

Chyntia mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan, guru, orang tua, dan pihak sekolah yang telah mendukung program BIAS. Imunisasi kata dia, bukan hanya soal kesehatan hari ini, tapi investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita.

“Harapan kami, seluruh sasaran dapat dijangkau dengan baik dan pelaksanaan BIAS ini memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup generasi muda Sitaro,” katanya usai kegiatan pencanangan.




Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro, Evita Janis, menjelaskan bahwa pelaksanaan BIAS merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menurunkan angka kesakitan dan kecacatan pada anak.

Menurutnya, imunisasi yang diberikan dalam program BIAS terbukti mampu mencegah penyakit berbahaya seperti difteri, tetanus, campak, rubela, dan kanker leher rahim.

“Ini bukan hanya tentang melindungi individu, tapi juga menciptakan kekebalan kelompok di masyarakat. Kami memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, baik melalui sekolah maupun fasilitas kesehatan lainnya,” kata Janis.

Program BIAS dilaksanakan setiap tahun pada bulan Agustus dan November, menyasar siswa kelas 1 SD, kelas 2 SD, kelas 5 SD, serta siswi kelas 6 dan kelas 9 yang belum menerima vaksin HPV sebelumnya.

Berdasarkan surat Menteri Kesehatan Nomor: IM.01.01/C/2384/2025, jumlah sasaran imunisasi di Kabupaten Sitaro pada tahun ini mencapai 3.038 siswa dari 103 sekolah dasar dan 25 sekolah menengah pertama. Vaksin yang diberikan meliputi Campak Rubela, DT (Difteri-Tetanus), Td (Tetanus-Diphtheria), dan HPV (Human Papillomavirus) untuk anak perempuan.

Pelaksanaan imunisasi dilakukan secara terpadu di sekolah, madrasah, dan pesantren. Bagi anak usia sekolah yang tidak terdaftar di satuan pendidikan formal, imunisasi diberikan melalui Puskesmas, Posyandu, pos pelayanan imunisasi, atau fasilitas kesehatan lainnya seperti panti asuhan, sekolah non-formal, rumah singgah, dan balai pemasyarakatan.

Anak-anak yang tidak sempat mengikuti imunisasi pada hari pelaksanaan di sekolah, tetap dapat menerima layanan di Puskesmas atau secara mandiri di fasilitas kesehatan lain yang tersedia.

Dengan dilaksanakannya program ini secara masif dan menyeluruh, Pemerintah Kabupaten Sitaro berharap seluruh anak usia sekolah mendapatkan imunisasi yang lengkap sebagai langkah nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

Berkarir sebagai jurnalis sejak 2015, memulai di surat kabar Manado Post, lantas ke koran Indo Post. Melanjutkan karir di Kompas TV, dan pada 2023 bergabung dengan Zonautara.com. Telah mengikuti pelatihan cek fakta dan liputan investigasi, serta mengerjakan berbagai fellowship.
1 Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com