ZONAUTARA.com — Mengusung misi menyediakan beragam aplikasi bisnis yang membentuk seperangkat alat bantu lengkap yang mudah digunakan untuk memenuhi kebutuhan bisnis apa pun, Odoo Software berani tampil beda dari perusahaan software lainnya.
Perbedaan itu makin terlihat dalam Odoo Business Show 2025 yang digelar di Manado, Senin (11/08/2025).
Edgar Hizkia Hutapea selaku Business Advisor Odoo di Indonesia medemonstrasikan penggunaan software Odoo, di mana puluhan apilkasi terintegrasi ke dalam satu sistem.
“Odoo itu sangat banyak aplikasi dengan berbagai fungsi. Tapi balik lagi, banyak fungsi itu hanya ada dalam satu Odoo saja,” ucap Edgar saat diwawancara Zonautara.com.
Menurut Edgar, konsep integrasi itulah yang menjadi nilai tawar Odoo bagi para pengguna.
“Apapun yang diperlukan dalam satu perusahaan, itu cukup di satu Odoo,” ucapnya.
Dijelaskannya, Odoo menawarkan kemudahan akses dalam banyak aplikasi dalam satu sistem. Dengan kata lain, tidak perlu mengakses tiap aplikasi secara terpisah.
Hingga saat ini Odoo sudah digunakan oleh 15 juta lebih pengguna secara global dengan dua aplikasi teratas yang paling banyak diakses adalah aplikasi sales dan accounting.
“Yang paling banyak diakses itu Sales karena tidak bisa suatu perusahaan kalau tidak ada penjualannya. Selain itu, ada Accounting juga,” ungkapnya.
Menariknya, dengan segudang kemudahan yang ditawarkan, Odoo tidak menetapkan harga yang tinggi. Untuk versi standar, Odoo dibanderol dengan harga Rp110 ribu untuk satu pengguna dalam satu bulan. Sedangkan versi custom-nya dibanderol dengan harga Rp170 ribu per pengguna per bulan.
“Aplikasi semua dapat. Tidak menghitung aplikasi, hanya menghitung penggunanya saja,” tutup Edgar.


