MarkPlus Institute luncurkan JuJitJu di Manado: Tawarkan strategi adaptif era digital

Penulis: Eliana Gloria
Editor: Redaktur

ZONAUTARA.comMarkPlus Institute secara resmi meluncurkan buku terbarunya, “JuJitJu: Jurus Jitu Jualan”, pada 3 September 2025, dalam rangkaian Manado Marketing Festival 2025 di Manado.

Peluncuran ini menjadi sorotan utama, menawarkan pendekatan taktis dan strategis untuk menjawab tantangan penjualan di era bisnis yang semakin dinamis, kompetitif, dan sarat dengan perubahan perilaku konsumen.

Acara ini berhasil menarik minat besar dari profesional, korporasi, dan pelaku industri dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, F&B, hingga pariwisata, yang menunjukkan komitmen terhadap inovasi pemasaran dan penjualan berdampak lokal maupun regional.

Mengadaptasi filosofi seni bela diri Jiu Jitsu yang mengandalkan keluwesan teknik, buku “Jurus Jitu Jualan” menekankan bahwa penjualan modern bukan lagi tentang memaksa, melainkan tentang menyelaraskan solusi dengan kebutuhan pelanggan secara efektif dan berkelanjutan.

Pendekatan ini bertujuan untuk membantu para tenaga penjual membangun hubungan yang kuat dan menghasilkan profitabilitas jangka panjang.




Dalam sesinya, Senior Manager MarkPlus Institute, Giovanni Alexander, menjelaskan pentingnya keterlibatan langsung dengan pelanggan. “Keterlibatan langsung dengan pelanggan, terutama di masa penuh tantangan, justru menjadi peluang untuk mempererat hubungan sekaligus mengubah krisis menjadi kesempatan. Pelanggan membeli nilai, bukan sekadar harga. Fokus pada keunikan nilai akan membantu bisnis terhindar dari perang harga sekaligus membangun basis pelanggan yang loyal,” ujarnya.

Giovanni Alexander juga memperkenalkan tiga prinsip utama yang menjadi fondasi bagi sales yang berdaya saing di era modern.

Pertama, memahami pemasaran dengan kerangka 4C (Change, Competitor, Customer, Company). Kedua, menguasai literasi finansial seperti neraca (Balance Sheet) dan arus kas (Cash Flow) untuk menjaga profitabilitas. Ketiga, berperan sebagai kolaborator lintas divisi melalui prinsip QCDS (Quality, Cost, Delivery, Service) agar seluruh aktivitas bisnis selaras dengan kebutuhan pasar.

Ketiga prinsip ini kemudian dijabarkan ke dalam lima jurus penjualan efektif. Jurus-jurus tersebut meliputi membangun hubungan bertahap dengan fleksibilitas, menerapkan metode SPIN Selling yang diperkaya teknologi AI, membangun kepercayaan lewat penawaran kecil menuju kesepakatan besar, menjaga kendali negosiasi layaknya teknik kuncian Jiu Jitsu, serta mengelola pelanggan dengan siklus Get, Keep, Grow, Win-Back berbasis CRM.

Kehadiran buku “Jurus Jitu Jualan” di Manado Marketing Festival 2025 tidak hanya memperkaya wawasan para tenaga penjual, tetapi juga menegaskan komitmen MarkPlus Institute dalam membentuk sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pasar.

Melalui momentum ini, MarkPlus Institute turut memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi Kawasan Timur Indonesia dan bagian penting dari daya saing nasional di era digital.

TAGGED:
Follow:
Daydreamer, typically ENTJ, compassionate listeners, long-life learner.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com