ZONAUTARA.com – Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Heronimus Makainas, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat di Pulau Tagulandang yang hingga kini masih harus bertahan dalam situasi sulit pasca erupsi Gunung Ruang.
Ia menilai, penderitaan warga terdampak sudah berlangsung cukup lama, sejak peristiwa erupsi pada 17 April tahun lalu.
“Masyarakat memang sangat menderita. Sebagai orang yang juga tinggal di Tagulandang, kami sangat merasakan penderitaan mereka,” ujar Heronimus, Sabtu 18 Oktober 2025.
Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah untuk mempercepat penyaluran bantuan dana stimulan bagi perbaikan rumah warga yang terdampak. Namun, proses ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata, melainkan juga melibatkan pihak perbankan yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai penyalur dana.
“Proses ini memang tidak sederhana. Bank yang ditunjuk juga membutuhkan waktu untuk mentransfer dana ke rekening masing-masing penerima. Tapi yang pasti, dana itu harus sampai langsung ke rekening masyarakat,” jelasnya.
Heronimus mengatakan, pemerintah memahami aspirasi masyarakat yang belakangan menyuarakan agar dana bantuan disalurkan langsung ke rekening pribadi, bukan ke rekening pihak penyedia. Aspirasi tersebut, katanya, akan ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi teknis di tingkat nasional.
“Kalau masyarakat menyampaikan aspirasi mereka, itu harus didengar. Karena mereka sudah lama dalam penderitaan. Pemerintah harus memahami hal itu,” katanya.
Ia menegaskan, penyaluran bantuan sejauh ini masih berjalan sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak), yakni 40 persen pada tahap pertama dan 60 persen pada tahap kedua. Pemerintah, kata dia, berharap seluruh dana bantuan dapat tersalurkan tuntas tahun ini agar masyarakat bisa segera memperbaiki rumah mereka dan kembali hidup normal.
“Diharapkan agar pihak teknis lebih reaktif mempercepat penyelesaian penyaluran bantuan ini, supaya dana bisa benar-benar sampai pada pembangunan rumah masyarakat,” tutup Heronimus.


