ZONAUTARA.com – Reporter Zonautara.com, Indra Suhendra Umbola, berhasil meraih juara 2 pada ajang Anugerah Jurnalistik Forum Pemred 2025 (AJFP 2025) untuk kategori media online.
Prestasi ini diumumkan dalam rangkaian kegiatan Run For Good Journalism 2025 yang digelar Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) di Jakarta, Minggu (16/11/2025).
Indra mengaku pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri, terlebih karena Zonautara.com merupakan media lokal yang bersaing dengan sejumlah media besar nasional.
“Tentu bangga dengan penghargaan ini, tidak menyangka media kecil bisa bersaing dengan media-media nasional,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Indra juga menyampaikan terima kasih kepada tim redaksi yang selalu memberikan bimbingan dan dukungan sepanjang proses berkarya.
Dalam pengumuman resmi, Forum Pemred menegaskan bahwa penyelenggaraan AJFP 2025 merupakan bagian dari kampanye besar untuk mendorong jurnalisme berkualitas, memperkuat literasi publik, serta membangun ketahanan masyarakat menghadapi misinformasi dan disinformasi.
Mengusung tema “Melawan Misinformasi dan Disinformasi: Jurnalisme untuk Kebenaran Publik,” kompetisi ini menegaskan pentingnya jurnalisme sebagai penjaga ruang publik yang demokratis dan berorientasi pada fakta.
Ketua Forum Pemred, Retno Pinasti, menilai rangkaian kampanye tersebut sebagai penguatan komitmen profesi terhadap integritas dan etika jurnalistik.
“Melalui AJFP 2025, Forum Pemred berharap semakin banyak jurnalis dan institusi media yang memperkuat fungsi edukasi, verifikasi, dan kontrol sosial,” ujarnya di Jakarta, Senin (17/10).

Ia menekankan relevansi kampanye ini di tengah dinamika arus informasi digital yang semakin kompleks.
AJFP 2025 sendiri diikuti oleh berbagai kategori media: radio, televisi, media cetak, dan media online.
Proses penjurian dilakukan oleh jajaran Pemimpin Redaksi anggota Forum Pemred: Zulfiani Lubis, Titin Rosmasari, Haryo Ristamaji, dan Haryo Damardono.
Setiap karya ditelaah secara menyeluruh melalui rapat pleno juri dan pengurus Forum Pemred dengan mekanisme seleksi yang ketat, berpedoman pada akurasi, relevansi, kedalaman, kualitas produksi, dan integritas karya.
Di kategori media online, penghargaan pertama diraih oleh Artika Rachmi Farmita dari TEMPO.co melalui karya “Manipulasi Iklan Obat dengan Kecerdasan Buatan.” Posisi kedua diraih Indra Suhendra Umbola dari Zonautara.com melalui karya “Saat Narasi Keliru Mengancam, Imunisasi Anak Butuh Dukungan Nyata”, yang diwakili oleh Yosef Ferdhiansa saat penyerahan penghargaan. Posisi ketiga diberikan kepada Ahmad Apriyono dari Liputan6.com dengan karya “Menelisik Misinformasi Penyebab Banjir di Indonesia.”
Di kategori lain, sejumlah jurnalis dari Elshinta, Sonora, RRI, SCTV, Kompas TV, BeritaSatu, Media Indonesia, dan Rakyat Merdeka turut meraih penghargaan melalui karya-karya yang menyoroti peran jurnalisme dalam menangkal hoaks dan disinformasi.


