PLN dan Norwegia kembangkan skema Carbon Financing terbesar untuk energi terbarukan

Editor: Redaktur
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq (kiri) bersama Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen (kanan) menyaksikan penandatanganan Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme yang dilakukan oleh Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi (kedua dari kiri), dan Direktur Eksekutif Global Green Growth Institute (GGGI), Sang-Hyup Kim (kedua dari kanan) di Paviliun Indonesia, Belém, Brazil dalam Conference of the Parties ke-30 (COP30) pada Kamis (13/11).

ZONAUTARA.com – PT PLN (Persero) memperkokoh langkah transisi energi nasional melalui kolaborasi dengan Global Green Growth Institute (GGGI) yang mewakili Pemerintah Norwegia, dengan ditandatanganinya Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme pada COP30 di Belém, Brasil.

Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi, menyebut bahwa kemitraan ini akan membuka fase baru pendanaan rendah karbon di Indonesia.

“Melalui kemitraan dengan GGGI yang mewakili Norwegia, PLN tidak hanya menyiapkan transaksi karbon bilateral pertama di dunia, tetapi juga meletakkan dasar bagi skema carbon financing pertama dan terbesar untuk proyek energi terbarukan di Indonesia,” paparnya.

Evy menekankan urgensi kolaborasi global dalam menghadapi perubahan iklim.

“Perubahan iklim adalah persoalan global, yang membutuhkan kerja sama dan solusi kolektif dari seluruh dunia,” ujarnya.

Dokumen kerja sama ini mendukung perluasan investasi energi bersih serta pengurangan ketergantungan pada batu bara melalui penerapan Generation-Based Incentive (GBI).

Skema ini menjadi bagian penting dalam pencapaian target Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia.




Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut bahwa keberhasilan Indonesia menjalankan perdagangan karbon berbasis teknologi menjadi bukti kesiapan negara memimpin sektor energi hijau dunia.

“Tonggak ini menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi pemimpin global, sebagaimana diarahkan Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Catatan Redaksi: Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Zonautara.com dan PLN UID Suluttenggo.
Suka berkelana ke tempat baru, terutama di alam bebas. Mencintai sastra fiksi dan tradisi. Berminat pada isu-isu ekofeminisme, gender, hak perempuan dan anak. Beberapa kali menerima fellowship liputan mendalam. Tercatat sebagai anggota AJI.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com