ZONAUTARA.com – Contact Center PLN 123 kembali menorehkan prestasi internasional pada ajang Global Contact Center World Awards (GCCWA) 2025 di Yunani.
Tahun ini, CC PLN 123 mengamankan delapan penghargaan sekaligus dan tiga sertifikat World Class Certified setelah meraih posisi Gold selama tiga tahun berturut-turut untuk kategori Contact Center, Public Services Center, dan Customer Service.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan pencapaian ini membuktikan bahwa transformasi layanan yang dijalankan perusahaan memberikan hasil nyata bagi pelanggan.
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi layanan yang kami jalankan berjalan di jalur yang tepat. Kami terus berinovasi agar layanan CC PLN 123 tidak hanya cepat dan responsif, tapi juga adaptif terhadap kebutuhan pelanggan,” ujarnya.
Darmawan menjelaskan CC PLN 123 telah berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang memenuhi standar Service Level Agreement (SLA) global seperti daya tanggap, keberhasilan layanan, dan kepuasan pelanggan.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menambahkan penghargaan tersebut menjadi pemantik perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dengan memastikan setiap interaksi antara pelanggan dan PLN memberikan pengalaman positif dan berkelas dunia,” katanya.
Adi menjelaskan CC PLN 123 telah mengintegrasikan kanal layanan digital dan pendekatan proaktif melalui operasional 24 jam penuh, teknologi yang adaptif, dan strategi pelayanan berbasis keberlanjutan.
Tahun ini, GCCWA mempertemukan 28 perusahaan dari 13 negara. CC PLN 123 kembali menjadi pemimpin dengan meraih Gold di berbagai kategori: Best Contact Center, Best Sales Campaign, Best Digital Transformation, Best Social Media, Best Green Contact Center, Best Customer Service, Best Public Services Center, serta Silver untuk Best Outbound Campaign.
Prestasi ini menguatkan posisi PLN sebagai perusahaan yang konsisten menjalankan transformasi end-to-end sekaligus berkomitmen dalam mendukung visi Top 500 Global Company dan transisi energi menuju Net Zero Emissions.


