ZONAUTARA.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memfokuskan perhatian pada isu ketersediaan energi, khususnya stok gas LPG bersubsidi. Hal ini mengemuka dalam rapat yang dipimpin Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, di D’Sabuah Cafe, Kelurahan Motoboi Kecil, Senin (8/12/2025).
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri yang sebelumnya disampaikan dalam rapat koordinasi daring pada 1 Desember 2025. Dalam forum ini, Forkopimda mengidentifikasi potensi meningkatnya kebutuhan LPG bersubsidi selama momentum Natal dan Tahun Baru, bersamaan dengan naiknya aktivitas rumah tangga dan mobilitas masyarakat.
Isu ketersediaan LPG menjadi perhatian karena kerap memicu kelangkaan maupun kenaikan harga yang dapat membebani masyarakat. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan instansi terkait membahas langkah pengawasan distribusi, pemeriksaan titik-titik penyaluran, serta koordinasi dengan pihak agen untuk memastikan stok tetap aman.
Selain LPG, pembahasan juga mencakup kesiapan BBM, pengamanan wilayah, kelancaran arus lalu lintas, serta antisipasi kenaikan harga bahan pokok. Namun, Forkopimda menilai stabilitas distribusi LPG merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga kenyamanan masyarakat selama libur akhir tahun.
Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kotamobagu Adrianus Mokoginta, Dandim 1303 Bolmong Manashe Lomo, Kapolres Kotamobagu Irwanto, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu Saptono, Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu Yajid, serta pimpinan perangkat daerah terkait.
Pemerintah Kota Kotamobagu berharap koordinasi ini mampu memastikan pasokan energi rumah tangga tetap terjaga sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan lancar.



