Arak-arakan Santa Claus The Peace semarakkan Natal di Manado, bawa pesan damai dan kebahagiaan

Penulis: Tonny Rarung
Editor: David Sumilat
Arak-arakan Santa Claus The Peace semarakkan Natal di Manado. (Foto: Zonautara.com/Tonny Rarung)

ZONAUTARA.com – Komunitas Santa Claus The Peace kembali menyemarakkan suasana Natal di Kota Manado dan sekitarnya dengan menggelar tradisi arak-arakan dari rumah ke rumah.

Kegiatan tahunan ini membawa sukacita dan mempererat tali silaturahmi antarwarga menjelang perayaan Natal 2025 dan menyongsong tahun baru 2026.

Dari pantauan Zonautara.com, pada Sabtu (20/12/2025), rombongan Santa Claus, lengkap dengan kostum merah-putih, iringan musik Natal, dan kendaraan yang dihias meriah, tampak berkeliling permukiman warga.

Kehadiran mereka disambut antusias, terutama oleh anak-anak yang berkesempatan berfoto bersama, menerima hadiah kecil, serta ucapan selamat Natal, mencerminkan pesan kasih, berbagi, dan damai yang menjadi inti perayaan.

Arak-arakan Santa Claus The Peace semarakkan Natal di Manado, bawa pesan damai dan kebahagiaan
Komunitas Santa Claus The Peace semarakkan Natal di Manado. (Foto: Zonautara.com/Tonny Rarung)

Komunitas The Peace, yang mempunyai sekretariat di Dendengan Dalam lingkungan lima, Kecamatan Paal 2, Kota Manado ini merupakan salah satu komunitas aktif yang selalu mengadakan kegiatan ini setiap tahunnya.




Mereka tidak hanya fokus pada arak-arakan, tetapi juga memanfaatkan momen ini untuk menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh keceriaan di antara anak-anak dan keluarga.

Kreativitas generasi muda turut mewarnai perayaan melalui komunitas The Peace, yang menampilkan ekspresi seni dan inovasi dalam mengemas perayaan Natal bertema Santa Claus.

Menurut Michelle, Ketua Komunitas, bahwa ajang ini menjadi ruang berekspresi sekaligus sarana memperkuat identitas budaya Natal di Sulawesi Utara. Tradisi Santa Claus di Manado dan Minahasa telah mengakar kuat sejak lama.

“Meskipun sempat menghadapi pembatasan dan larangan konvoi pada tahun-tahun sebelumnya demi ketertiban lalu lintas dan keamanan, semangat masyarakat untuk menjaga tradisi ini tetap hidup tidak pernah surut,” ucapnya.

Kegiatan kini dikemas lebih tertib dan kreatif, tanpa menghilangkan esensi kebersamaan dan nilai persaudaraan. Secara keseluruhan, kehadiran Santa Claus di Manado bukan hanya membawa keceriaan sesaat, tetapi juga menjadi simbol harapan, persaudaraan, dan pesan damai Natal.

Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah perayaan Natal di Sulawesi Utara, memperlihatkan kekuatan komunitas dan nilai kebersamaan yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

***

Follow:
Fotografer.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com