PLN Suluttenggo setop pemadaman listrik selama Nataru

Penulis: David Sumilat
Editor: Redaktur
Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit. (Foto: Zonautara.com/David Sumilat)

ZONAUTARA.com – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) memastikan tidak akan ada pemadaman listrik selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Seluruh pemadaman terencana, termasuk pemeliharaan rutin dan penebangan pohon, dihentikan sementara demi menjaga keandalan pasokan listrik.

Komitmen tersebut disampaikan Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit, dalam konferensi pers di Aula Maesa PLN UID Suluttenggo, Manado, Selasa (23/12/2025).

Ia menegaskan PLN berada dalam status siaga penuh sejak menjelang hingga berakhirnya rangkaian perayaan Nataru.

“Kami memastikan tidak ada pemadaman listrik terencana selama Nataru. Seluruh kegiatan pemeliharaan kami hentikan sementara hingga perayaan selesai,” kata Noven.




Untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan, PLN UID Suluttenggo menyiagakan 2.199 personel yang tersebar di 60 posko siaga.

Selain itu, disiapkan pula berbagai peralatan pendukung, di antaranya 59 unit genset, 2 unit UPS, 29 gardu bergerak, 30 truk crane, 141 mobil operasional, 196 sepeda motor, 27 unit PDKB Sentuh Langsung, serta 7 unit PDKB Berjarak.

Seluruh personel dan peralatan tersebut disebar di berbagai titik strategis di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, hingga Sulawesi Tengah, terutama di lokasi ibadah dan pusat perayaan Natal dan Tahun Baru.

PLN juga telah mengantisipasi potensi lonjakan beban listrik selama periode Nataru. Pada puncak perayaan Natal, beban puncak diperkirakan mencapai 474,25 megawatt (MW), dengan cadangan daya sebesar 213,67 MW. Cadangan pasokan juga disiapkan saat perayaan Tahun Baru guna mengantisipasi peningkatan konsumsi listrik.

Selain itu, PLN UID Suluttenggo turut mendukung kelancaran arus mudik, khususnya bagi pengguna kendaraan listrik, dengan menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar hingga ke wilayah Sulawesi Tengah, terutama di kantor-kantor unit pelayanan PLN.

Manajer PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menambahkan bahwa pemadaman listrik hanya akan dilakukan jika terjadi kondisi darurat, seperti bencana alam, pohon tumbang, atau gangguan lain yang tidak dapat dihindari.

“Jika terjadi kondisi darurat, tentu akan kami informasikan lebih dahulu kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk wilayah Manado, PLN juga menyiapkan posko pemudik dengan personel terlatih, khususnya dalam mitigasi bencana.

Selain menerima laporan dari pelanggan, PLN akan melakukan patroli media sosial untuk mempercepat penanganan gangguan di lapangan.

Sementara itu, General Manajer PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, memastikan secara sistem kelistrikan di wilayah Suluttenggo berada dalam kondisi andal dan siap menghadapi lonjakan pemakaian.

“Kesiapan energi kami cukup. Jika terjadi peningkatan beban, pasokan listrik masih aman,” kata Usman.

Ia berharap seluruh pelanggan PLN di wilayah Suluttenggo dapat menikmati listrik dengan nyaman selama perayaan Natal dan Tahun Baru, serta didukung oleh kondisi alam yang kondusif.

***

Follow:
Pewarta yang menggeluti jurnalisme data, lingkungan, dan lainnya, telah menjelajahi berbagai aspek jurnalistik selama lebih dari 10 tahun.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com