ZONAUTARA.com – Insiden kebakaran hebat di Panti Werdha, Jalan Pingkan Matindas, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu, (28/12/2025) malam, dipastikan merenggut korban jiwa.
Sedangkan dari informasi sementara, terdapat 16 orang yang terdata sebagai penghuni Panti Werdha dipastikan selamat dari amukan api.
Demikian dibenarkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan, Jimmy C.E. Rotinsulu kepada Zonautara.com di lokasi kejadian. Meski menurutnya, hingga saat ini, data pasti kejadian kebakaran tersebut belum bisa dirangkum karena sedang dalam penanganan petugas berwenang.
“Untuk kepastiannya, kami belum bisa mendapatkan konfirmasi (keterangan),” kata Jimmy.
“Diperkirakan penghuni di dalam ada 35 (orang), yang ditarik keluarga sekitar tiga orang,” tambahnya.
Sementara untuk korban selamat yang berhasil diperoleh tim Zonautara.com hingga laporan ini diterbitkan, dipastikan ada 16 orang, sebagai berikut:
- Ibu Olfa Sumual ( 76 Thn) Ketua / Pengurus Panti Werdha
- Oma Rike Kaligis (73 thn)
- Oma Meiske Merke (60 thn)
- Opa Christian Yusuf (52 thn)
- Opa Petrus Fredy (83 thn)
- Oma Stien Walelenh (80 thn)
- Oma Chia Chin Hin (92 thn)
- Oma Olin Kopalit (61 thn)
- Opa joppy Wahani (70 thn)
- Opa Paulus Kaonang (70 thn)
- Oma Jetty Kandou (86)
- Oma Stien Gerungan (70 thn)
- Oma Yutindam (70 thn)
- Oma Kean She Poe (68 thn)
- Oma Rolin Rumeen (64 thn)
- Oma Lao Kim Hoa (73 Thn)
Diketahui sebelumnya, peristiwa kebakaran terjadi di Panti Werdha Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu (28/12/2025) malam.
Peristiwa ini memicu kepanikan di kalangan penghuni panti dan masyarakat sekitar, saat api terlihat membesar dari salah satu bangunan yang cukup besar.
Dari pantauan Zonautara.com di lokasi kejadian, sedikitnya, enam armada Pemadam Kebakaran Kota Manado dikerahkan ke lokasi untuk berjibaku memadamkan api dan mencegahnya merembet ke bangunan lain.
Sementara itu, warga sekitar berupaya membantu proses evakuasi. Aparat kepolisian juga telah tiba di tempat kejadian untuk mengamankan area serta memulai penyelidikan awal.
Hingga laporan ini diturunkan, jumlah korban jiwa, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian material belum dapat dipastikan.
Petugas bersama kepala lingkungan dan masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan adanya korban jiwa atau luka-luka yang datanya masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
***


