Kebakaran hebat di Panti Werda Ranomuut Manado tewaskan 16 orang

Redaksi ZU
Penulis: Redaksi ZU
Editor: David Sumilat
Belasan kantong mayat sedang diperiksa petugas saat peristiwa terbakarnya Panti Werdha Damai Paal Dua Manado pada Minggu 28 Desember 2025 malam. (Foto: Zonautara.com/Yegar Sahaduta)

ZONAUTARA.com – Kebakaran hebat melanda Panti Werda Ranomuut di Manado pada Minggu (28/12/2025) malam, menewaskan sedikitnya 16 penghuni lansia dan menyebabkan 16 lainnya berhasil diselamatkan.

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kebakaran sekitar pukul 20.31 WITA dan segera menuju lokasi kejadian.

Meskipun kobaran api tidak merembes ke bangunan lain di sekitarnya, penyebaran api yang cepat di dalam satu bangunan utama Panti Werda Ranomuut, fasilitas yang menampung para lansia, menyebabkan kerugian fatal.

Dari pantauan Zonautara.com di lokasi kejadian, sedikitnya, enam armada Pemadam Kebakaran Kota Manado dikerahkan ke lokasi untuk berjibaku memadamkan api dan mencegahnya merembet ke bangunan lain.

Sementara itu, warga sekitar berupaya membantu proses evakuasi. Aparat kepolisian juga telah tiba di tempat kejadian untuk mengamankan area.




panti werdha manado
Salah seorang penghuni Panti Werdha Damai Paal Dua Manado sedang dievakuasi saat panti tersebut terbakar pada Minggu 28 Desember 2025 malam. (Foto: Zonautara.com/Yegar Sahaduta)

Api diduga muncul dengan cepat dari bagian belakang bangunan panti tersebut sehingga proses penyelamatan para penghuni menjadi sangat sulit, mengingat sebagian besar lansia memiliki keterbatasan fisik, bahkan ada yang menggunakan kursi roda.

Warga sekitar ikut berupaya menyelamatkan para penghuni dari kobaran api dan asap tebal. Sejumlah warga yang sempat ditemui mengaku berhasil mengevakuasi beberapa korban.

Warga yang lain juga menceritakan upaya penyelamatan yang mereka lakukan secara spontan sehingga beberapa penghuni berhasil dikeluarkan secara dramatis.

Sekretaris Kota Manado dr. Steaven Dandel dan Kadis Damkar Kota Manado Jimmy Rotinsulu pada awak media mengatakan korban tewas yang ditemukan petugas damkar, TNI, Polri dan relawan lainnya ada 16 jenazah.

“Petugas Damkar mendapatkan informasi sekira pukul 20.31 (wita) dan tiba di lokasi lima menit kemudian jadi diperkirakan kebakaran terjadi sekitar 5-10 menit sebelum kejadian,” terang Dandel.

Sekdakot Manado ini menambahkan untuk korban meninggal yang sudah ditemukan ada 16 orang dan ada dua orang yang mengalami luka bakar dirawat di RSUD Manado dan satu orang di RS Awaloei Dendengan Dalam.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyatakan pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kebakaran.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan olah TKP,” ujarnya singkat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan, Jimmy C.E. Rotinsulu kepada Zonautara.com menyatakan hingga saat ini, data pasti kejadian kebakaran sedang dirangkum.

“Diperkirakan penghuni di dalam ada 35 (orang), yang ditarik keluarga sekitar tiga orang,” tambahnya.

Upaya pemadaman api dan penyelamatan para lansia melibatkan kerja sama sigap dari petugas pemadam kebakaran, relawan, dan warga sekitar.

Mereka bahu-membahu berjuang memadamkan api dan mengevakuasi penghuni di tengah situasi yang genting.

Berikut daftar nama korban yang berhasil diselamatkan:

  • Ibu Olfa Sumual ( 76 Thn) Ketua / Pengurus Panti Werdha
  • Oma Rike Kaligis (73 thn)
  • Oma Meiske Merke (60 thn)
  • Opa Christian Yusuf (52 thn)
  • Opa Petrus Fredy (83 thn)
  • Oma Stien Walelenh (80 thn)
  • Oma Chia Chin Hin (92 thn)
  • Oma Olin Kopalit (61 thn)
  • Opa joppy Wahani (70 thn)
  • Opa Paulus Kaonang (70 thn)
  • Oma Jetty Kandou (86)
  • Oma Stien Gerungan (70 thn)
  • Oma Yutindam (70 thn)
  • Oma Kean She Poe (68 thn)
  • Oma Rolin Rumeen (64 thn)
  • Oma Lao Kim Hoa (73 Thn)

***

1 Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com