Suniati Makalalag terima bantuan mesin jahit, dorong penciptaan lapangan kerja di Kotamobagu

Editor: Redaktur
Suniati Makalalag penerima bantuan mesin jahit asal Motoboi Kecil (Foto: Zonautara.com/Trideyna)

ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota Kotamobagu menyerahkan bantuan peralatan menjahit kepada pelaku usaha kecil sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja. Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Suniati Makalalag, warga Kelurahan Motoboi Kecil, yang telah menekuni profesi sebagai tukang jahit selama kurang lebih 40 tahun.

Suniati menerima bantuan berupa mesin jek, mesin overdeck, mesin obras, mesin jahit tipikal, gunting listrik, serta mesin kancing (konoksat). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Kotamobagu pada apel perdana Pemerintah Kota Kotamobagu, Senin (5/1/2026).

Suniati mengungkapkan bahwa pengajuan bantuan tersebut ia sampaikan langsung kepada Pemerintah dengan tujuan yang lebih luas, bukan sekadar untuk meningkatkan usaha pribadi, melainkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.

“Tujuan saya mengajukan bantuan ini bukan hanya untuk mencari lapangan kerja bagi diri sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja agar bisa menyerap pengangguran dan memberikan penghasilan bagi masyarakat,” ujar Suniati, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, dengan adanya bantuan mesin jahit tersebut, dirinya optimistis dapat mengembangkan usaha jahit yang lebih profesional dan berkelanjutan.




Menurutnya, ketersediaan peralatan yang lengkap akan membuka peluang kerja bagi warga, khususnya bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap.

“Dengan adanya mesin ini, saya bisa membuka lapangan pekerjaan dan membantu meningkatkan ekonomi. Harapan saya, ini juga bisa memberi dampak positif bagi kemajuan Kota Kotamobagu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Suniati juga menyampaikan rencana untuk berkolaborasi dengan instansi perkantoran, baik pemerintah maupun swasta. Ia berharap kebutuhan jasa jahit, seperti seragam dan perlengkapan kerja, tidak lagi harus dipesan dari luar daerah.

“Kalau sudah ada mesin dan tenaga kerja, kami bisa bekerja sama dengan kantor-kantor. Jadi mereka tidak perlu lagi memesan ke luar daerah karena Kotamobagu sudah punya produk sendiri,” jelasnya.

Sebagai pelaku usaha yang telah berpengalaman puluhan tahun di bidang menjahit, Suniati juga menunjukkan kepeduliannya terhadap generasi muda. Ia mengaku telah mengusulkan kepada Dinas Tenaga Kerja agar dapat dibuatkan program pelatihan keterampilan menjahit bagi anak-anak yang putus sekolah.

“Kalau bisa ada program pendidikan keterampilan bagi anak-anak yang putus sekolah, supaya mereka punya skill dan bisa mandiri,” katanya.

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan keterampilan kerja. Diharapkan, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menekan angka pengangguran di daerah.

TAGGED:
Penikmat kopi pinggiran, hobi membaca novel. Pecandu lagu-lagu Jason Ranti, pengikut setia Sapardi Djoko Damono, pecinta anime, terutama dari Gibli. Mampu menghabiskan 1000 lebih episode one piece dalam 8 bulan.
1 Comment
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com