ZONAUTARA.com – Warga Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, digegerkan dengan penemuan yang diduga merupakan kulit kepala dan rahang gigi manusia di area terdampak bencana, banjir bandang di Pulau Siau, Sabtu (10/1/2026) sore.
Temuan tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita, di samping rumah keluarga Lungkang–Dumalang, tak jauh dari aliran material banjir bandang yang sebelumnya menerjang kawasan tersebut. Bau menyengat yang tercium warga menjadi awal terungkapnya temuan itu.
Salah satu saksi, Andre Dumalang (30), yang saat itu berada di lokasi bersama orang tua dan tetangga, mengungkapkan bahwa bau menyengat memicu warga melakukan pencarian di sekitar rumah.
“Setelah dicari sumber baunya, kami menemukan sesuatu yang diduga kulit kepala dan rahang gigi manusia di samping rumah,” ungkap Andre kepada petugas di lokasi kejadian.
Warga kemudian menduga temuan tersebut berkaitan dengan salah satu korban banjir bandang yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi tidak utuh, yakni almarhum Swingle Dalending. Namun dugaan tersebut belum dapat dipastikan.

Tak lama berselang, anggota Unit Intel Kodim 1301/Sangihe yang tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait data korban bencana, segera melakukan pengecekan awal. Koordinasi kemudian dilakukan dengan tim kesehatan dan unsur Den Intel Dam XIII/Merdeka.
Sekitar pukul 17.20 Wita, Tim Kesehatan Kodam XIII/Merdeka bersama Satgas Bencana Alam yang dipimpin Kapten Inf. Steven Teddy Joseph tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Selanjutnya, temuan tersebut dievakuasi ke Puskesmas Ulu Siau menggunakan kendaraan dinas Koramil 1301-02/Siau.
Pemeriksaan lanjutan dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Utara yang tiba di puskesmas sekitar pukul 18.00 Wita. Pemeriksaan berlangsung hingga pukul 18.45 Wita.
Perwakilan Tim DVI Polda Sulut, Ipda Arnol Paat, menyampaikan bahwa hasil awal memastikan temuan tersebut memang merupakan bagian tubuh manusia. Namun, pihaknya belum dapat menyimpulkan identitas korban.

“Belum bisa dipastikan apakah temuan ini merupakan korban atas nama almarhum Swingle Dalending, karena hingga saat ini masih terdapat dua korban banjir bandang yang belum ditemukan,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini temuan tersebut masih dalam tahap prosedur pemeriksaan lanjutan melalui tes DNA untuk memastikan identitas secara ilmiah.
Sebagai tindak lanjut, aparat TNI dan Polri terus berkoordinasi dengan tim kesehatan, DVI Polda Sulut, serta pihak Puskesmas Ulu Siau. Temuan tersebut sementara diamankan di ruang perawatan Puskesmas Ulu Siau.
Sementara itu, pihak keluarga korban dikabarkan akan segera membuat laporan resmi ke kepolisian guna mengikuti prosedur hukum dan identifikasi selanjutnya.
Sebagaimana diketahui, banjir bandang yang melanda Pulau Siau beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga, fasilitas umum, serta menelan korban jiwa dan korban hilang. Hingga kini, proses pencarian dan identifikasi korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan.


