Tim Kesehatan Gabungan siaga di lokasi pengungsian banjir bandang Pulau Siau

Ratusan orang masih bertahan di pengungsian pasca pulau Siau dilanda banjir bandang.

Editor: Redaktur

ZONAUTARA.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui Dinas Kesehatan terus mengintensifkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir bandang di Pulau Siau, yang terjadi pada Senin (5/1/2026) lalu. 

Hingga Minggu (11/1/2026), Tim Kesehatan Gabungan dari Dinkes Sitaro, Puskesmas Ulu, Puskesmas Sawang, Puskesmas Ondong, Puskesmas Salili, dan Puskesmas Talawid, serta didukung personel TNI dan Polri, aktif memberikan pelayanan medis di sejumlah lokasi pengungsian yang tersebar di Kecamatan Siau Timur, Kecamatan Siau Barat, dan Kecamatan Siau Barat Utara. 

Tim Kesehatan Gabungan siaga di lokasi pengungsian banjir bandang Pulau Siau
Tim Kesehatan Dinkes Sitaro bersama TNI rutin melaksanakan pemeriksaan bagi para pengungsi banjir bandang di Pulau Siau. (Foto: Istimewa)

Pelayanan yang diberikan tidak hanya berupa pemeriksaan kesehatan dasar bagi pengungsi, tetapi juga edukasi pencegahan penyakit pasca bencana, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit lain yang rentan muncul akibat kondisi lingkungan yang kurang sehat.

Tim kesehatan turut membagikan masker, vitamin, serta obat-obatan, sekaligus memberikan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di area pengungsian. Selain itu, petugas juga memantau kebersihan lingkungan untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit. 

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sitaro, dr. Alva Chrys, M.Si, turun langsung memantau jalannya pelayanan kesehatan di posko-posko pengungsian tersebut. 




“Pelayanan kesehatan ini menjadi prioritas agar kondisi para pengungsi tetap terjaga dan tidak terjadi komplikasi penyakit di tengah masa pemulihan pasca bencana,” ujar dr. Alva Chrys.

Posko kesehatan ditempatkan di sejumlah titik strategis agar mudah diakses oleh masyarakat terdampak. Dengan kehadiran petugas medis yang siaga, warga dapat memperoleh pertolongan secara cepat dan tepat. 

Bencana banjir bandang di Pulau Siau sendiri melanda beberapa wilayah, yakni Kelurahan Bahu, Kampung Laghaeng, Kampung Batusenggo, Kampung Peling, Kelurahan Paseng, serta Kampung Bumbiha. Hingga saat ini, tercatat 17 orang ditemukan meninggal dunia dan dua orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Dinas Kesehatan Sitaro mengimbau masyarakat di pengungsian untuk tetap disiplin menjaga kebersihan, menggunakan masker, serta memanfaatkan layanan posko kesehatan yang tersedia. 

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berharap seluruh pengungsi mengikuti arahan petugas demi mencegah masalah kesehatan yang lebih serius,” tutupnya.

 

 

Berkarir sebagai jurnalis sejak 2015, memulai di surat kabar Manado Post, lantas ke koran Indo Post. Melanjutkan karir di Kompas TV, dan pada 2023 bergabung dengan Zonautara.com. Telah mengikuti pelatihan cek fakta dan liputan investigasi, serta mengerjakan berbagai fellowship.
1 Comment
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com