Sanggar Seni Abo Tadohe rayakan anniversary 5 tahun dengan pertunjukan pentas seni

Editor: Redaktur
Pertunjukan teater oleh Sanggar Seni Abo Tadohe. (Foto: Zonautara.com/Trideyna Cahani)

ZONAUTARA.com – Sanggar Seni Abo Tadohe menggelar berbagai pertunjukan seni dalam rangka merayakan anniversary ke-5, Sabtu (24/1/2025).

Dari pantauan Zonautara.com, kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah desa setempat. Sangadi Moyongkota Baru bersama beberapa pemerintah desa tetangga hadir langsung menyaksikan jalannya pentas seni.

Sangadi Moyongkota Baru, Fitri Mamonto, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Sanggar Seni Abo Tadohe. Ia bercerita, saat baru tiga bulan dilantik sebagai sangadi, dirinya harus mengikuti lomba PKK PAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) mewakili Bolaang Mongondow Timur ke tingkat provinsi.

“Waktu itu kondisi dana sangat terbatas dan kami belum punya pengalaman. Tapi berkat bantuan dari Sanggar Seni Abo Tadohe, pada November 2025 kami bisa keluar sebagai juara satu lomba PAREDI tingkat provinsi,” ungkap Fitri.

Ia pun menutup dengan ungkapan syukur, “Sukur moanto kepada ayi-ayiku komintan.”




Cerita serupa juga disampaikan personel Braga Mongondow, Vicky Mokoagow. Ia mengungkapkan bahwa saat mengerjakan beberapa proyek cover lagu Moraoi, Braga Mongondow berada dalam keterbatasan materi dan membutuhkan satu adegan pengambilan gambar di Pantai Molobog.

“Kami ingin menampilkan simbol kebangkitan budaya, ada penari Kabela di hadapan matahari terbit. Saat itu Sanggar Seni Abo Tadohe yang membantu mewujudkannya,” kata Vicky.

“Terima kasih sekali lagi,” tambahnya.

seni
Vicky Mokoagow, salah satu personel Braga Mongondow yang turut hadir pada pentas seni Sanggar Abo Tadohe, Sabtu,(24/1/2025). / Foto: Trideyna Cahyani

Sementara itu, pustakawan lokal Supri Gantu memberikan pandangannya soal seni dan arsip budaya. Menurutnya, arsip tidak selalu berbentuk tulisan, tetapi juga tubuh.

“Tubuh itu arsip. Sanggar Seni Abo Tadohe adalah arsip yang ditampilkan lewat tari dan nyanyian. Dalam budaya Mongondow, sastra dan nyanyian itu satu, bahkan menjadi bagian dari pengobatan spiritual,” ujarnya.

Ia menambahkan, seni dalam kosmologi masyarakat Mongondow adalah cara paling purba untuk menyembuhkan luka manusia, luka karena lupa.

“Hari ini kita apresiasi Sanggar Seni Abo Tadohe karena sudah merawat luka itu, supaya kita tidak lupa,” tutup Supri.

TAGGED:
Penikmat kopi pinggiran, hobi membaca novel. Pecandu lagu-lagu Jason Ranti, pengikut setia Sapardi Djoko Damono, pecinta anime, terutama dari Gibli. Mampu menghabiskan 1000 lebih episode one piece dalam 8 bulan.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com