ZONAUTARA.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menggelar aksi kerja bakti serentak di sejumlah kawasan pesisir Kota Manado, Jumat (6/2/2026) pagi, sebagai bentuk komitmen nyata menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Kegiatan yang dimulai dengan apel pagi pada pukul 07.00 WITA itu melibatkan seluruh perangkat daerah serta personel TNI. Mereka diterjunkan ke tujuh titik strategis yang menjadi wajah ibu kota provinsi untuk membersihkan sampah di sepanjang garis pantai.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran kerja bakti meliputi kawasan Manado Beach Walk II, Pesisir Pantai Los Bahu, God Bless Park (Taman Berkat), Jembatan Kuning Boulevard, area Pasar Bersehati, serta kawasan pesisir Boulevard II.
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dan Wakil Gubernur, Victor Mailangkay, turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya memantau, tetapi juga memungut sampah bersama para aparatur sipil negara (ASN) dan personel TNI, serta meninjau setiap titik pelaksanaan kerja bakti.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius menegaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan serius yang memerlukan perubahan pola pikir masyarakat.
“Hari ini kita lihat sampah masih menjadi tantangan besar bagi kita semua. Saya berharap masyarakat segera sadar, mari kita budayakan hidup bersih,” ujar Yulius di sela kegiatan.
Menurutnya, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat bergantung sepenuhnya pada pemerintah, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini tidak akan berhenti sampai di sini. Kita akan jadwalkan secara rutin, sehingga kebersihan menjadi identitas dan budaya masyarakat Sulawesi Utara,” katanya.
Aksi bersih-bersih pesisir ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemprov Sulut dalam menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kualitas kawasan pesisir, serta memperkuat citra Kota Manado sebagai daerah tujuan wisata yang bersih, sehat, dan indah.
Pemerintah berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dapat semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya budaya hidup bersih yang berkelanjutan di Sulawesi Utara.
***


