Jelang sore, barang bawaan penyintas Gunung Ruang masih menumpuk di Dermaga Torosik

Penulis: David Sumilat
Editor: Neno Karlina Paputungan
Sejumlah barang bawaan penyintas erupsi Gununga ApiRuang masih terlihat menumpuk di Dermaga Torosik, (Foto: Zonautara.com/David Sumilat).

ZONAUTARA.com – Proses kedatangan penyintas erupsi Gunung Api Ruang asal Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di Pelabuhan Torosik, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), tak hanya menyisakan mobilisasi warga, tetapi juga pekerjaan lanjutan berupa distribusi barang bawaan.

Hingga pukul 16.30 WITA, pantauan Zonautara.com, Rabu (11/2/2026), di lokasi menunjukkan masih banyak barang milik penyintas yang tertinggal di area dermaga dan belum diangkut menuju hunian tetap di Desa Modisi, lokasi relokasi yang telah disiapkan pemerintah.

Sebelumnya, ratusan penyintas tiba menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Bitung dan langsung diarahkan naik ke bus untuk diberangkatkan ke Modisi. Proses evakuasi warga diprioritaskan lebih dulu agar para penyinta, yang telah hampir dua tahun tinggal di pengungsian Rusunawa Bitung pascaerupsi April 2024, segera menempati tempat tinggal baru.

Sementara itu, barang-barang bawaan seperti peralatan rumah tangga, kebutuhan pribadi, hingga logistik keluarga masih terlihat menumpuk di beberapa titik dermaga. Sebagian telah dipindahkan dari kapal, namun menunggu armada truk untuk proses pengangkutan lanjutan.

Aktivitas bongkar muat masih terus dilakukan oleh petugas pelabuhan, aparat, serta relawan hingga sore hari. Pengangkutan dilakukan bertahap menyesuaikan ketersediaan kendaraan logistik yang disiapkan pemerintah daerah.




Relokasi dua desa terdampak erupsi Gunung Ruang, Pumpente dan Laingpatehi, merupakan bagian dari penanganan permanen bencana setelah wilayah Pulau Ruang ditetapkan masuk zona merah rawan bencana susulan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Dengan proses distribusi yang masih berlangsung, pemerintah menargetkan seluruh barang bawaan penyintas dapat segera tiba di perumahan Modisi agar warga bisa mulai menata kehidupan baru mereka secara lebih layak dan aman.

Follow:
Pewarta yang menggeluti jurnalisme data, lingkungan, dan lainnya, telah menjelajahi berbagai aspek jurnalistik selama lebih dari 10 tahun.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com