PAAP Mandolokang dan APH Bersinergi intensifkan pengawasan laut di Tagulandang

Editor: Redaktur
Foto bersama (Foto: RARE)

ZONAUTARA.com – Kelompok Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) Mandolokang bersama unsur Aparat Penegak Hukum (APH) dari POSAL, KORAMIL, dan POLSEK Tagulandang, menggelar kegiatan pengawasan berbasis masyarakat di wilayah perairan Tagulandang pada Rabu, (18/2/2026). Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen rutin kelompok dalam menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan serta memperkuat perlindungan laut dari praktik ilegal.

Patroli gabungan ini difokuskan untuk mencegah aktivitas illegal fishing dan destructive fishing, sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pembiusan ikan oleh pihak tertentu. Kolaborasi strategis antara masyarakat pesisir dan APH ini menjadi kunci untuk memastikan keamanan laut dan keberlanjutan praktik perikanan di kawasan tersebut, menegaskan sinergi lintas sektor dalam upaya konservasi.

Kehadiran sejumlah pejabat penting turut menandai dukungan kuat terhadap kegiatan ini. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Penyuluh Perikanan KKP, Danposal, Dankoramil, dan Kapolsek Tagulandang tampak hadir dalam patroli pengawasan tersebut. Meskipun cuaca kurang bersahabat, kegiatan berjalan lancar, menunjukkan dedikasi para pihak dalam menjaga ekosistem laut.

Ketua Kelompok PAAP Mandolokang, Dances Anthonie, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian laut.

“Pengawasan laut bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat pesisir. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan laut tetap terjaga dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi sekarang dan yang akan datang,” ujarnya.




laut
Aktivitas patroli. (Foto: RARE)

Selain melakukan patroli, tim gabungan juga aktif memberikan sosialisasi kepada para nelayan yang ditemui di lapangan. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya praktik perikanan berkelanjutan demi masa depan sumber daya laut.

Program PAAP sendiri adalah inisiatif Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, didukung oleh RARE. Program ini berfungsi sebagai instrumen pengelolaan perikanan yang memberdayakan masyarakat desa pesisir dalam pengambilan keputusan kolektif dan memperkuat tata kelola sumber daya perikanan di tingkat lokal.

Saat ini, PAAP telah diimplementasikan di 13 lokasi yang mencakup lebih dari 140 desa di 10 kabupaten pesisir Sulawesi Utara. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, perlindungan sumber daya perikanan di wilayah Tagulandang diharapkan semakin efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.

1 Comment
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com