ZONAUTARA.com – Final turnamen Miami Terbuka pada Sabtu ini akan menjadi momen penting ketika Aryna Sabalenka, petenis peringkat satu dunia, bersiap menghadapi Coco Gauff, yang menempati posisi peringkat empat dunia, dalam upaya mempertahankan gelarnya. Sabalenka menegaskan akan melakukan “apa pun yang diperlukan” demi meraih kemenangan.
Pertemuan ini menjadi penanda baru dalam rivalitas antara Sabalenka dan Gauff yang selama ini telah berlangsung seimbang. Dalam 12 pertandingan sebelumnya, keduanya berbagi kemenangan yang sama kuat. Momen paling ikonik dari persaingan mereka adalah ketika Gauff mengalahkan Sabalenka di final Roland Garros tahun lalu untuk meraih gelar Grand Slam keduanya.
Menghadapi sejarah persaingan yang ketat, Sabalenka tidak ingin terjebak dalam catatan masa lalu. “Saya tidak pernah menoleh ke belakang saat melawan siapa pun. Tidak peduli bagaimana catatan pertemuan kami. Saya selalu menganggap pertandingan melawan pemain mana pun sebagai laga baru, seolah melawan pemain baru,” ujar Sabalenka.
Saat ini, Sabalenka berada di puncak performanya dengan berusaha menorehkan sejarah melalui gelar “Sunshine Double” setelah memenangkan Indian Wells. Hebatnya, ia melaju ke final Miami Open tanpa kehilangan satu set pun, termasuk kemenangan melawan Elena Rybakina di semifinal.
Sementara itu, Coco Gauff harus melalui perjalanan yang lebih berliku untuk sampai ke final dengan harus bermain tiga set di empat pertandingan pertama. Meski menghadapi kendala pada servisnya, Gauff mengungkapkan, “Khususnya dengan servis saya, rasanya seolah saya tidak seharusnya berada di posisi saya sekarang. Namun tenis tidak berbohong, jadi saya hanya harus percaya pada diri sendiri.”
Diolah dari laporan Media Indonesia.

