ZONAUTARA.com – Seorang gadis berpose di samping sisa-sisa rudal Iran yang tertancap di tanah di desa Kifl Haris, dekat Nablus, Tepi Barat Israel. Temuan ini merupakan salah satu dari banyak sisa rudal balistik Iran yang berserakan di wilayah Israel utara. Konflik antara kedua negara semakin memanas dengan peluncuran rudal sejak 13 Juni lalu.
Sistem pertahanan udara Israel telah menggagalkan ratusan rudal dan drone yang diluncurkan dari Iran ke wilayahnya. Namun demikian, kerusakan tetap terjadi di berbagai lokasi di Israel akibat tabrakan rudal tersebut, dan bahkan memakan korban jiwa.
Selama sebulan terakhir, potongan-potongan rudal balistik berukuran besar hampir setiap hari ditemukan di Israel dan Tepi Barat. Potongan ini tersebar di halaman sekolah, jalanan, dan kebun zaitun, setelah ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Israel.
Militer Israel menyatakan telah berhasil mencegat 92 persen serangan yang ditargetkan ke kawasan penduduk dan infrastruktur vital. Namun, delapan rudal dengan hulu ledak konvensional berhasil menghantam wilayah padat penduduk, mengakibatkan kerusakan besar.
Lebih dari 30 insiden rudal dengan hulu ledak bom cluster juga dilaporkan, dengan lebih dari 150 titik dampak tercatat. Meski sistem pertahanan udara Israel cukup efektif, ancaman dari rudal Iran tetap membayangi.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

