ZONAUTARA.com – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa pemberangkatan jamaah calon haji untuk musim haji 2026 akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah disusun. Persiapan operasional untuk tahun 1447 H/2026 M dinyatakan hampir selesai sepenuhnya. Hal ini diungkapkan dalam pertemuan bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah di Jombang, Jawa Timur, pada Jumat, 27 Maret 2026.
Mochamad Irfan Yusuf memastikan bahwa tidak ada perubahan terkait jadwal pemberangkatan jamaah calon haji. “Terkait pemberangkatan jamaah calon haji sampai saat ini belum ada perubahan, masih tetap tanggal 21 April 2026 jamaah calon haji masuk asrama haji, kemudian pada 22 April berangkat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jombang.
Menteri menyebutkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah telah mempersiapkan semua kebutuhan untuk proses pemberangkatan, tinggal menunggu hari pelaksanaan. “Semuanya sudah siap, tinggal menunggu hari pemberangkatan jamaah calon haji,” katanya.
Mochamad Irfan Yusuf juga menyampaikan bahwa Kementerian Haji dan Umrah terus memantau kondisi di Timur Tengah sambil bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan proses haji berjalan lancar. “Mudah-mudahan pertikaian di Timur Tengah bisa segera menurun dan kami berharap mereka yang berseteru di sana menghormati proses haji umat Islam dari seluruh dunia,” ucapnya.
Kementerian Haji dan Umrah juga berkomitmen dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026 untuk memastikan pelayanan publik yang lancar, bersih, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan. Anggaran yang dialokasikan untuk pengelolaan haji mencapai Rp18 triliun, sehingga aspek akuntabilitas dalam setiap proses pengelolaan anggaran sangat diutamakan. Selain itu, lembaga antikorupsi dan penegak hukum seperti KPK, Kejaksaan, dan Polri dilibatkan dalam pengawasan pengadaan serta tata kelola keuangan.
Diolah dari laporan Antara.

