Pelaku Usaha Khawatir Dampak Kebijakan WFH terhadap Ekonomi

Pelaku usaha khawatir dampak kebijakan WFH terhadap sektor manufaktur dan riil. Apa pengaruhnya bagi ekonomi?

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Kalangan pelaku usaha di Indonesia menyampaikan kekhawatiran terkait dampak penerapan kebijakan Work From Home (WFH) terhadap aktivitas ekonomi. Kebijakan tersebut berpotensi mempengaruhi sektor manufaktur dan sektor riil yang bergantung pada kehadiran fisik pekerja.

Penerapan WFH telah menjadi solusi selama situasi pandemi, namun pelaku usaha mengingatkan bahwa sejumlah sektor tidak dapat sepenuhnya mengadopsi model kerja ini. Dalam program Manufacture Check CNBC Indonesia yang ditayangkan pada Senin, 30 Maret 2026, dibahas bagaimana kebijakan ini dapat mengancam produktivitas sektor yang membutuhkan kehadiran langsung karyawan di lapangan.

Banyak perusahaan manufaktur khawatir bahwa penerapan kebijakan WFH secara terus-menerus akan menghambat operasional mereka. Pasar sektor riil, yang mencakup produksi dan distribusi barang kebutuhan pokok, juga dikhawatirkan akan terkena dampak yang sama.

Menurut pelaku usaha, meskipun teknologi komunikasi dan informasi telah berkembang pesat, kecenderungan untuk bekerja dari rumah tetap menyisakan tantangan bagi sektor yang menuntut proses produksi fisik dan interaksi langsung antara pekerja.

Kehadiran pekerja di lokasi kerja dianggap krusial untuk menjaga stabilitas kerja di sektor manufaktur dan sektor riil. Pelaku usaha berharap adanya solusi yang lebih seimbang agar sektor tersebut tidak mengalami penurunan produktivitas secara signifikan akibat kebijakan WFH.




Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com