ZONAUTARA.com – Tiongkok meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghentikan rencana operasi militer terhadap Iran. Seruan ini muncul setelah Trump mengancam akan melakukan serangan lebih keras ke negara Teluk tersebut dalam beberapa pekan mendatang.
Menurut Pemerintah Tiongkok, operasi militer tidak akan menyelesaikan masalah dan justru dapat meningkatkan konflik di kawasan tersebut. “Kami mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk segera menghentikan operasi militer,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (2/4).
Pernyataan tersebut menyoroti kekhawatiran Tiongkok terhadap dampak operasi militer ilegal oleh AS dan Israel terhadap Iran, yang dinilai mengganggu stabilitas global serta keamanan jalur pelayaran internasional yang vital di Selat Hormuz.
Sementara itu, Donald Trump bersikeras bahwa serangan militer perlu dilakukan untuk menekan Iran lebih keras. “Kami akan menyerang sangat keras dalam dua hingga tiga pekan ke depan,” kata Trump. Meskipun demikian, Trump juga mengklaim telah melakukan pembicaraan untuk mencapai kesepakatan baru dengan Iran.
Aksi militer yang direncanakan AS ini dikhawatirkan dapat memperburuk situasi dan meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. Tiongkok berharap penghentian operasi militer dapat mengembalikan perdamaian dan stabilitas di kawasan Teluk.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

