ZONAUTARA.com – Rudal Iran dilaporkan berhasil menembus sistem pertahanan Iron Dome dan menghantam wilayah Israel pada hari Senin, 6 April 2026. Serangan ini terjadi di siang bolong, ketika sirene peringatan meraung di Tel Aviv dan wilayah sekitarnya, memicu kepanikan warga setempat.
Gambar udara menunjukkan personel darurat tengah berupaya menangani dampak dari serangan proyektil yang diluncurkan dari Iran ini di Israel tengah. Beberapa menit sebelum serangan, militer Israel telah mengeluarkan peringatan dan meminta warga untuk berlindung sesuai prosedur darurat. (REUTERS/Roei Kastro)
Kerusakan parah terlihat di beberapa daerah, dengan mobil-mobil rusak dan tertutup puing-puing akibat rentetan rudal tersebut. Beberapa kendaraan mengalami kerusakan berat dan kaca-kaca pecah mencerminkan intensitas serangan. (REUTERS/Nir Elias)
Selama situasi tegang ini, Pasukan Garda Revolusi Iran dilaporkan sedang mempersiapkan kondisi operasional baru di Selat Hormuz. Langkah tersebut muncul setelah ketegangan meningkat menyusul perang dengan Amerika Serikat dan Israel yang pecah pada 28 Februari yang lalu. (REUTERS/Florion Goga)
Pernyataan dari pihak Iran datang setelah Presiden AS Donald Trump memperbarui ancamannya untuk menyerang infrastruktur penting Iran, seperti pembangkit listrik dan jembatan, jika Selat Hormuz tidak dibuka kembali. Trump bahkan menyebut akan membuat Iran menjadi “neraka”. Otoritas Iran saat ini hanya mengizinkan lalu lintas terbatas melalui selat tersebut, mengganggu aliran sekitar 20% minyak dan gas global. (REUTERS/Nir Elias)
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

