Panduan Kesehatan Bagi Jemaah Haji 2026 dengan Penyakit Komorbid

Kemenkes memberikan panduan kesehatan bagi jemaah haji 2026 dengan komorbiditas, meliputi olahraga rutin dan disiplin minum obat.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan perhatian khusus kepada calon jemaah haji Indonesia yang memiliki penyakit penyerta atau komorbiditas. Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 2026, jemaah diimbau untuk melakukan persiapan fisik dan kedisiplinan medis secara intensif.

Kepala Pusat Haji Kementerian Kesehatan, Liliek Marhaendro Susilo, menekankan pentingnya menjaga kebugaran tubuh agar tidak terkejut dengan padatnya rangkaian ibadah di Arab Saudi. “Para calon haji sebaiknya mulai membiasakan diri berolahraga ringan seperti jalan santai atau berlari kecil selama minimal 30 menit setiap pagi agar tubuh bugar,” ujar Liliek, dikutip Sabtu (11/4).

Selain kesiapan fisik, Liliek mengingatkan jemaah dengan komorbiditas untuk tidak lalai dalam mengonsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter. Kedisiplinan ini menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas kondisi kesehatan selama berada di lingkungan dengan cuaca dan aktivitas yang berbeda dari tanah air. “Agar tidak lupa mengonsumsi obat, dapat mengaktifkan pengingat di ponsel masing-masing atau meminta bantuan pendamping untuk mengingatkan jadwal minum obat,” tambahnya.

Tidak hanya soal obat, pola makan juga menjadi sorotan. Jemaah disarankan untuk selalu makan tepat waktu dan hanya mengonsumsi makanan yang direkomendasikan oleh petugas kesehatan sesuai dengan kondisi medis masing-masing. Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga wajib dilakukan secara konsisten.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan jadwal keberangkatan bagi ratusan ribu jemaah yang akan berangkat tahun ini. Kemenkes mengingatkan calon haji dengan komorbid agar disiplin minum obat, rutin olahraga, dan menjaga pola makan demi menekan risiko kesehatan saat beribadah di Tanah Suci.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com