ZONAUTARA.com – PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak mengubah harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 Mei 2026 meskipun ada tekanan kenaikan harga minyak dunia. Harga pertamax turbo tetap pada Rp19.400 per liter, dexlite Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex sebesar Rp23.900 per liter. Sementara itu, BBM subsidi seperti pertalite tetap di Rp10 ribu per liter dan solar Rp6.800 per liter.
Keputusan ini mengacu pada data situs My Pertamina per 1 Mei 2026. Harga-harga tersebut belum mengalami perubahan sejak 18 April 2026. Selain itu, harga pertamax masih stabil di Rp12.300 per liter.
Pemerintah menetapkan harga BBM dengan formula berdasarkan rata-rata harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah seperti tertuang dalam keputusan Menteri ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019. Rata-rata harga minyak Brent dan WTI pada periode dua bulan terakhir menunjukkan kenaikan signifikan, masing-masing mencapai US$100,69 dan US$94,19 per barel. Hal ini berpotensi menaikkan biaya impor minyak Indonesia.
Namun, perubahan harga BBM tidak dilakukan guna menjaga stabilitas harga pasar, melindungi daya beli masyarakat, serta menghindari dampak sosial dan politis dari penyesuaian harga di waktu yang kurang tepat.
Pertimbangan pemerintah tidak hanya ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan dampak sosial yang lebih luas, terutama dalam situasi harga minyak dunia yang masih berfluktuasi tinggi.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

