ZONAUTARA.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa AS berpotensi meningkatkan operasi militer di Selat Hormuz jika negosiasi dengan Iran tidak membuahkan hasil. “Kita akan menempuh jalur berbeda jika semuanya tidak disepakati dan diselesaikan,” ungkap Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Jumat (8/5).
Trump menanggapi pertanyaan mengenai potensi kembalinya operasi Project Freedom, “Saya rasa tidak,” namun menambahkan bahwa opsi tersebut tetap ada. Dalam negosiasi ini, Pakistan bertindak sebagai mediator dan meminta agar Amerika Serikat tidak melanjutkan operasi militernya.
Trump juga menyatakan operasi tersebut bisa berubah menjadi Project Freedom Plus, yang artinya operasi akan diperluas, meskipun ia tidak menjelaskan langkah tambahan yang akan diambil. Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran, yang berujung pada serangan balasan Iran terhadap Israel dan sekutu AS di Teluk, serta penutupan Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai diterapkan pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan jangka panjang. Trump kemudian memperpanjang gencatan tanpa batas waktu yang jelas.
Sejak 13 April, Angkatan Laut AS memblokade lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz. Trump mengumumkan pada Selasa bahwa militer AS akan menghentikan sementara Project Freedom yang bertujuan memulihkan kebebasan navigasi kapal komersial, meski blokade AS tetap “berlaku penuh.”
Diolah dari laporan Antara.

