ZONAUTARA.com – DPR bersama Tim Pengawas Haji DPR akan memperketat pengawasan imigrasi guna mencegah jemaah haji ilegal pada musim haji tahun ini. Langkah ini diambil setelah berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, usai Rapat Koordinasi Timwas Haji di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
“Komisi XIII sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian Imipas karena border-nya ini kan di imigrasi. Kalau imigrasinya betul-betul melakukan pengetatan, tidak ada celah orang bisa berangkat ke Saudi tanpa alasan,” ujar Cucun. Ia menambahkan, praktik keberangkatan dengan menggunakan visa nonhaji harus ditutup melalui pengawasan ketat di semua bandara internasional Indonesia.
Cucun mengapresiasi komitmen Kementerian Imipas yang telah memperkuat koordinasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi. “Kalau misalkan dulu masih ada punya kesempatan main-main orang imigrasi segala macam, sekarang alhamdulillah Pak Menteri Imipas kemarin berkomitmen tidak ada celah sedikit pun,” tegasnya. Ia juga menilai strategi Pemerintah Arab Saudi memperketat akses masuk ke Raudhah dan wilayah ibadah lainnya sebagai langkah positif.
“Ya inilah, makanya sekarang pemerintah Saudi menerapkan tidak ada lagi muassasah menyiapkan tasreh masuk Raudhah karena itu tadi, disalahgunakan oleh misalkan orang yang bisa membeli,” ujarnya. Ia berharap masyarakat Indonesia di Arab Saudi tidak lagi membuka praktik ilegal yang menjanjikan akses ibadah di luar prosedur resmi pemerintah.
“Tolonglah hentikan praktik-praktik seperti ini, yang terutama orang-orang kita yang ada di sana,” pungkas Cucun.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

