ZONAUTARA.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sedang menyelesaikan pembangunan Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS). Kehadiran stasiun ini disambut gembira oleh warga setempat, karena menambah opsi transportasi yang ada. Maul, salah satu warga sekitar JIS, baru mengetahui adanya proyek ini. Ia pun merasa senang mengetahui stasiun akan melayani rute Tanjung Priok-Jakarta Kota. “Wah belum tau saya, di sebelah mana? Oh sebelah sana itu ya? Tujuannya kemana itu? (Tanjung Priok-Jakarta Kota). Oh enak dong, jadi ada alternatif ya. Sebagai warga ya senang, banyak pilihan kendaraan umum, apalagi murah,” kata Maul saat ditemui di JIS, Jakarta Utara, Sabtu (16/5/2026).
Mia, seorang lansia berusia 76 tahun yang rutin beraktivitas di kawasan Glodok, Jakarta Barat, juga menyambut baik pembangunan ini meski belum mengetahui rutenya secara rinci. “Oh iya tau, tapi belum jadi kan ya? Itu dari mana, ke mana?” ujar Mia. Setelah mengetahui nantinya rute tersebut, Mia merasa antusias karena memudahkan perjalanannya ke Glodok. “Wah seneng dong, jadi ada pilihan. Kebeneran ya deket ya ke Glodok,” ungkapnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi bahwa pembangunan JIS sedang memasuki tahap akhir dan ditargetkan selesai pada Mei serta mulai beroperasi pada Juni 2026. “Kebetulan tadi kami barusan selesai rapat dengan Direktur Utama KAI dan rombongan. Untuk JIS ini diperkirakan bulan Mei selesai, bulan Juni akan beroperasi,” ujar Pramono saat berada di Pompa Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (7/4).
Pramono menjelaskan bahwa pembahasan dengan KAI tidak sebatas pembangunan Stasiun JIS, melainkan juga mencakup sejumlah proyek transportasi lainnya. Proyek tersebut meliputi pengembangan MRT, pembenahan kawasan Kota Tua, dan perencanaan jalur kereta listrik sepanjang 16 kilometer. “Bukan hanya Stasiun JIS yang KRL-nya. Kami juga membahas hal-hal lain, termasuk MRT dan Kota Tua,” jelasnya.
Dalam upaya meningkatkan fasilitas transportasi, Pemprov DKI dan KAI juga merencanakan integrasi tiga stasiun strategis di pusat kota yaitu Dukuh Atas, BNI City, dan Karet. Pramono memastikan bahwa koordinasi untuk proyek integrasi berjalan dengan lancar. “Termasuk urusan yang Dukuh Atas, Stasiun BNI, dan Karet yang akan kita integrasikan. Segera akan dilakukan,” tambahnya.
Diolah dari laporan Detik.

