ZONAUTARA.com – Perusahaan-perusahaan dari Amerika Serikat dan ASEAN menekankan pentingnya inovasi di sektor swasta untuk mendukung pembangunan ekonomi Bali. Komitmen ini disampaikan dalam Executive Briefing bertajuk Impact of Innovation on Bali’s Economic Development: A Showcase of US Companies Initiative yang berlangsung di Kuta, Bali, pada Kamis (4/6/2026).
Dalam forum ini, US-ASEAN Business Council menilai bahwa Bali memiliki peran strategis untuk memenuhi target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,8 persen pada periode 2025–2027. Pada kuartal II 2025, ekonomi Bali mencapai Rp81,39 triliun dengan pertumbuhan 6,70 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
I Wayan Rika, GM Renaissance Bali Uluwatu Resort and Spa serta Co-Chair Marriott Business Council Bali, mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Bali harus didorong oleh inovasi berkelanjutan. “Untuk mempertahankan pertumbuhan tersebut, diperlukan inovasi berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas, kewirausahaan, pemberdayaan masyarakat, dan digitalisasi, yang sekaligus membuka peluang bagi perusahaan global untuk berkontribusi dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan lokal,” ujar Rika.
Rika menambahkan, sejak tahun 2022, inisiatif oleh perusahaan-perusahaan anggota telah menghasilkan lebih dari Rp14 miliar dalam pengadaan produk dan bahan baku lokal, membantu memperkuat rantai pasok di Bali. “Kami bangga dapat berkontribusi dan berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat setempat dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” katanya.
Pirhot Nababan, Head of Corporate Relations Diageo Indonesia, menambahkan bahwa perusahaannya fokus pada pengembangan sumber daya manusia melalui program Learning for Life dan Diageo Bar Academy. “Hingga saat ini lebih dari 7.000 orang Indonesia telah mengikuti pelatihan di bidang pariwisata, hospitality, dan bartending yang bertujuan membantu masyarakat meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja,” ujar Pirhot.
Perusahaan pembayaran global Visa juga memberikan dukungan melalui penguatan sistem pembayaran digital bagi wisatawan. Country Manager Visa Indonesia, Vira Widyasari, menyatakan bahwa Visa memperluas akses pembayaran digital untuk mendukung kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Bali. “Saat ini Visa bekerja sama dengan ekosistem pembayaran domestik Indonesia, termasuk dompet digital terkemuka seperti DANA, untuk memperluas akseptasi digital sehingga memudahkan turis asing melakukan pembayaran di Bali,” kata Vira.
Melalui berbagai program tersebut, perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dan ASEAN berharap inovasi yang mereka kembangkan dapat memperkuat posisi Bali sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mereka juga mendorong dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar Bali semakin berkembang sebagai pusat ekonomi strategis yang berdaya saing global.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

