ZONAUTARA.com – Sebuah jet pribadi sewaan mengalami kecelakaan tragis di wilayah timur Republik Dominika pada Minggu waktu setempat, menewaskan pilot dan kopilot yang berada di dalamnya. Insiden ini terjadi ketika pesawat jenis Gulfstream G200, yang dapat menampung hingga 18 penumpang, gagal mendarat dengan mulus di Bandara La Romana.
Menurut informasi yang tersebar di media sosial, pesawat sempat kembali mengudara setelah menyentuh landasan, namun kemudian menghantam landasan untuk kedua kalinya, menyebabkan roda depan patah dan memicu ledakan besar. Kobaran api dan asap tebal segera membumbung, memaksa pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan situasi.
“Pilot dan co-pilot sebuah jet pribadi yang disewa oleh legenda bisbol Yadier Molina meninggal Minggu dalam kecelakaan yang membara di Republik Dominika bagian timur,” demikian pernyataan pihak berwenang dan Molina, sebagaimana dimuat AFP, Senin (8/6/2026).
Institut Penerbangan Sipil Dominika melaporkan bahwa pesawat tersebut mengumumkan keadaan darurat sekitar 16 mil laut (30 kilometer) barat daya La Romana sebelum jatuh saat mencoba mendarat di lokasi tersebut. Tidak ada penumpang lain yang berada di dalam pesawat pada saat insiden.
Penyelidikan resmi telah dibuka untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini. Sementara itu, Yadier Molina, mantan catcher untuk Major League Baseball St. Louis Cardinals di AS, mengungkapkan bahwa pesawat tersebut dijadwalkan untuk menjemput dia dan keluarganya di Texas agar bisa terbang pulang ke kampung halamannya di Puerto Rico.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

