ZONAUTARA.com – Museum “Panorama Pertahanan Sevastopol” di Krimea mengalami kerusakan setelah dihantam serangan drone dari Ukraina, Rabu (10/6/2026). Serangan tersebut menyebabkan kebakaran di bagian atap museum yang sedang dalam tahap restorasi.
Gubernur Sevastopol yang ditunjuk oleh Rusia, Mikhail Razvozhayev, menyampaikan bahwa meskipun struktur atap museum mengalami kerusakan, bagian interior dan lukisan yang sedang dipulihkan pun rusak parah. “Bangunan itu sendiri mengalami kerusakan minimal, yaitu atapnya. Adapun dekorasi interior, termasuk lukisan yang berada dalam tahap akhir restorasi, tentu saja tidak ada yang tersisa,” ujarnya.
Museum-Panorama “Pengepungan Sevastopol” merupakan bangunan yang penting untuk sejarah karena menampilkan peristiwa Perang Krimea 1853–1856. Perang tersebut melibatkan Kekaisaran Rusia melawan koalisi terdiri dari Kekaisaran Ottoman, Prancis, Inggris, dan Sardinia. Rusia akhirnya kalah dalam perang tersebut.
Sejarah panjang kerusakan bangunan ini dimulai sejak masa Perang Dunia II. Pada 1942, museum mengalami kerusakan berat akibat penembakan Nazi Jerman. Dari peristiwa itu, sejumlah fragmen lukisan berhasil diselamatkan dengan cara dipotong dan dievakuasi dari kobaran api.
Petugas pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api berusaha menyelamatkan lukisan-lukisan bersejarah dengan menggunakan tandu agar keasliannya tetap terjaga. Salah satu karya yang berhasil diselamatkan adalah panorama raksasa buatan Franz Roubaud yang menggambarkan serangan terhadap Baterai Malakhov pada Juni 1855.
Hingga saat ini, informasi independen mengenai tingkat kerusakan akibat serangan tersebut belum dapat diverifikasi secara menyeluruh.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

