ZONAUTARA.com – Pada Rabu, 17 Juni 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah ke level Rp17.729, menurut data Bloomberg. Pelemahan ini berarti rupiah terdepresiasi 4 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Perdagangan mata uang di kawasan Asia menunjukkan variasi pergerakan. Yen Jepang tercatat menguat 0,05 persen, diikuti oleh dolar Hongkong dan dolar Singapura yang masing-masing menguat 0,02 persen. Sementara itu, dolar Taiwan tidak berubah, dan Won Korea justru melemah 0,33 persen.
Peso Filipina mengalami penguatan tipis sebesar 0,03 persen, dan Rupee India naik 0,16 persen. Adapun Yuan China, Ringgit Malaysia, dan Baht Thailand masing-masing tercatat stagnan, stagnan, dan melemah 0,02 persen.
Sementara di Eropa, mata uang juga bergerak beragam. Euro mengalami pelemahan 0,03 persen, Pound Sterling tetap, sedangkan Franc Swiss menguat 0,09 persen. Di sisi lain, Krona Swedia dan Krona Denmark mencatat kenaikan 0,15 persen dan 0,04 persen masing-masing.
Perkembangan nilai tukar rupiah ini terjadi di tengah dinamika pasar global dan fluktuasi mata uang di berbagai kawasan.
Diolah dari laporan Tirto.id.

