Sitaro Dorong Ketahanan Pangan dan Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Editor: Redaktur
Plt. Bupati Sitaro, Heronimus Makainas memimpin apel Korpri Pemkab Sitaro.

ZONAUTARA.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menempatkan penguatan ketahanan pangan dan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu fokus pembangunan daerah tahun ini. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan langkah pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, saat memberikan arahan pada Apel KORPRI yang digelar Rabu (17/6). Dalam kesempatan itu, ia meminta seluruh perangkat daerah tidak hanya memperhatikan stabilitas harga kebutuhan pokok, tetapi juga mendukung berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Salah satu perhatian pemerintah daerah adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi program prioritas nasional. Menurut Heronimus, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.

“Selain berkontribusi terhadap perbaikan gizi anak-anak sekolah, program MBG juga dinilai memiliki potensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar dapat membuka peluang bagi petani, nelayan, peternak, dan pelaku usaha lokal untuk menjadi pemasok dalam rantai distribusi program tersebut,” kata Makainas.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pengendalian inflasi yang masih dipengaruhi oleh fluktuasi harga sejumlah bahan pokok strategis. Komoditas seperti cabai, bawang, dan minyak goreng menjadi beberapa kebutuhan yang harus dipantau secara berkala, baik dari sisi harga, ketersediaan stok, maupun distribusinya ke seluruh wilayah kepulauan.




Untuk memperkuat ketersediaan pangan lokal, Pemkab Sitaro kembali mendorong pelaksanaan Gerakan Sitaro Musuang atau gerakan menanam. Program ini mengajak ASN, pemerintah kampung, kelompok tani, sekolah, dan masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam berbagai komoditas pangan dan hortikultura. “Ini sangat positif, mari kita lakukan,” imbaunya.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat sebagian kebutuhan pangan masyarakat Sitaro masih dipasok dari luar daerah. Dengan meningkatnya produksi pangan lokal, ketergantungan terhadap pasokan dari luar wilayah diharapkan dapat berkurang sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat.

Pemerintah daerah juga mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat. Koperasi diharapkan menjadi wadah yang mampu meningkatkan aktivitas ekonomi produktif di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus mendukung distribusi dan pemasaran hasil produksi masyarakat.

Melalui penguatan ketahanan pangan, dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis, pengendalian inflasi, dan pengembangan koperasi desa, Pemerintah Kabupaten Sitaro berharap dapat memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah kepulauan tersebut. “Itu menjadi harapan bersama,” jelas Makainas.

Berkarir sebagai jurnalis sejak 2015, memulai di surat kabar Manado Post, lantas ke koran Indo Post. Melanjutkan karir di Kompas TV, dan pada 2023 bergabung dengan Zonautara.com. Telah mengikuti pelatihan cek fakta dan liputan investigasi, serta mengerjakan berbagai fellowship.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com