Jalan Andy Burnham Menuju Kepemimpinan Partai Buruh

Andy Burnham diproyeksikan menantang Sir Keir Starmer untuk kepemimpinan Partai Buruh setelah kemenangan di Makerfield.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Andy Burnham diproyeksikan akan menantang Sir Keir Starmer sebagai pemimpin Partai Buruh setelah memenangkan pemilihan sela di Makerfield. Sir Keir Starmer menyatakan niatnya untuk menghadapi tantangan tersebut dan, jika menang, akan terus menjabat sebagai Perdana Menteri. Namun, jika kalah, pemenang akan menggantikannya di Downing Street tanpa diperlukan pemilihan umum.

Performa buruk Partai Buruh pada pemilihan lokal bulan Mei, dengan kehilangan hampir 1.500 anggota dewan di Inggris, kehilangan kekuasaan di Wales, dan hasil terburuk dalam sejarah untuk Parlemen Skotlandia, menjadi alasan kepemimpinan Sir Keir dipertanyakan. Lebih dari 90 anggota parlemen Partai Buruh secara publik mendesak Sir Keir untuk segera mengundurkan diri atau menyusun jadwal keluar, namun lebih dari 150 anggota parlemen menyatakan dukungan kepadanya atau merasa belum tepat waktu untuk mengadakan pemilihan kepemimpinan.

Ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Sir Keir meningkat akibat keputusannya mengubah arah kebijakan pada tiga isu utama dalam sebulan setelah mendapat tekanan dari dalam partainya sendiri. Keputusan menunjuk Lord Mandelson sebagai duta besar Inggris untuk AS juga mengundang pertanyaan tentang penilaiannya dan operasi di Downing Street secara lebih luas. Lord Mandelson kemudian diberhentikan setelah muncul informasi baru tentang hubungan mendalamnya dengan pelaku kejahatan seks terhukum, Jeffrey Epstein.

Kandidat lainnya seperti Wes Streeting, Andy Burnham, dan Angela Rayner dipertimbangkan sebagai penantang potensial terhadap Sir Keir. Menurut prosedurnya, sebanyak 20% anggota parlemen Partai Buruh harus mendukung kandidat pengganti. Saat ini ada 403 anggota parlemen Partai Buruh, jadi dukungan dari 81 orang diperlukan.

Sistem pemilihan pemimpin Partai Buruh melibatkan anggota partai dan serikat pekerja yang memberikan suara dengan mengurutkan kandidat berdasarkan preferensi. Kandidat yang menerima lebih dari 50% dari preferensi pertama akan dinyatakan sebagai pemenang. Jika tidak ada, proses eliminasi terus berlangsung hingga satu kandidat memperoleh lebih dari setengah suara.




Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com