Sepuluh Anggota OPM Nyatakan Kembali Setia pada NKRI

Sepuluh anggota OPM mengikrarkan setia pada NKRI, disambut positif oleh Letjen TNI Lucky Avianto, mendukung persatuan Papua.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Sebanyak 10 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) telah menyatakan ikrar setia untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keputusan ini disambut positif oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, yang melihat ini sebagai langkah penting menuju perdamaian di Papua.

Pernyataan ikrar setia tersebut berlangsung dalam sebuah upacara resmi yang digelar di Lapangan Kodam XVIII/Kasuari pada Kamis (25/6). Letjen Lucky Avianto dalam keterangannya menyatakan rasa syukur atas keputusan ini. “Syukur Alhamdulillah, puji Tuhan, 10 anggota aktif Kodap IV Sorong Raya Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Operasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) memutuskan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, berkumpul, bersatu, dan menyatu dengan segenap eksponen dan elemen masyarakat Papua dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

Pengambilan keputusan ini, menurut Lucky, didorong oleh ketidakpuasan para mantan anggota terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan oleh organisasi OPM sebelumnya. “Eks anggota TPNPB-OPM ini kelompok OPM kerap menebar teror, merampas harta benda, hasil bumi dan ternak rakyat, tega memperkosa wanita desa, melukai bahkan tidak sungkan membunuh siapa pun yang menolak atau tidak mendukung gerakan mereka,” tambahnya.

Kontrasnya, mereka mengaku tersentuh dengan pendekatan humanis yang diterapkan oleh TNI melalui Kodam XVIII/Kasuari. Lucky menjelaskan, “Satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III lebih mengedepankan pendekatan pembangunan dengan cara turun langsung ke masyarakat sambil memberikan bantuan. Hal ini lah yang telah menyentuh hati sekaligus menggugah rasa simpati dan empati simpatisan hingga anggota aktif TPNPB-OPM.”

Menutup keterangannya, Lucky berharap agar langkah serupa dapat diikuti oleh anggota kelompok separatis lainnya, sehingga tercipta persatuan yang lebih kuat di Papua. Dengan persatuan ini, dia optimis bahwa program percepatan pembangunan yang dirancang oleh Presiden Prabowo Subianto bisa lebih cepat terwujud di Papua. “Saya mengajak saudara-saudara kita lainnya, kakak-kakak dan adik-adik yang berada di pedalaman rimba maupun puncak gunung dan lembah Papua, untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi,” ajaknya.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com