ZONAUTARA.com – Ratusan pemuda, termasuk anak jalanan dan mantan pelaku tawuran, berpartisipasi dalam “Penjaringan Boxing Showcase Vol.2” yang digelar di Rusun Mawar RW 12, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Minggu (28/6/2026). Acara ini diselenggarakan oleh Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Metro Penjaringan dan Forum Penjaringan Bersatu sebagai upaya menekan angka tawuran serta menyalurkan bakat anak muda dalam olahraga tinju.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat mengurangi jumlah tawuran sekaligus memfasilitasi hobi olahraga tinju di kalangan anak muda. “Melalui pertandingan tinju ini kami berharap bisa menekan jumlah terjadinya tawuran dan menyalurkan bakat anak-anak yang hobi olahraga ini,” ujar Erick di Jakarta.
Setelah pelaksanaan Penjaringan Boxing Showcase Vol 1, Erick menyatakan bahwa tingkat tawuran di Jakarta Utara mengalami penurunan. Ia juga menargetkan pertandingan tinju ini mampu menjaring talenta muda dari wilayah Jakarta Utara. “Kami berharap akan ada atlet-atlet muda yang berasal dari Jakarta Utara,” kata dia, menambahkan bahwa acara ini berpotensi menjadi kegiatan tingkat Provinsi DKI Jakarta di masa depan.
Erick mengungkapkan bahwa pada turnamen kali ini, terdapat 130 peserta dari berbagai kelas berat badan dan rentang usia mulai dari 17 hingga 20 tahun. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus memperingati HUT ke-80 Bhayangkara. “Nantinya kami membuat kegiatan yang lebih besar lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Forum Penjaringan Bersatu yang juga Ketua Panitia Penjaringan Boxing Showcase, Nurjaman, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Forkopimko Kota Jakarta Utara. “Kami mengadakan karena awalnya background-nya dari anak-anak jalanan, anak tawuran. Kami rasa tawuran itu tidak baik, akhirnya kita buat pertandingan tinju,” ujarnya. Ia menambahkan, setelah turnamen ini, para peserta yang dulunya terlibat tawuran akhirnya berdamai. Nurjaman berharap pemerintah setempat dapat menyediakan tempat latihan yang legal bagi para pemuda.
Diolah dari laporan Antara.

