ZONAUTARA.com – Sebuah helikopter milik perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco, dilaporkan jatuh di wilayah Ras Tanura, Minggu (28/06/2026), sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Insiden yang merenggut nyawa 14 warga negara tersebut terjadi di pesisir timur Arab Saudi menghadap Teluk, dengan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Menurut laporan Reuters pada Senin (29/06/2026), helikopter tersebut jatuh di sebelah barat Selat Hormuz, jalur transportasi energi penting bagi dunia. Tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan puing-puing pesawat.
“Otoritas terkait telah meluncurkan investigasi penuh untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut,” demikian pernyataan resmi dari kantor berita negara Arab Saudi.
Sampai berita ini disampaikan, manajemen Aramco belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar yang diajukan melalui surat elektronik. Kejadian nahas ini berlangsung dua hari setelah Aramco kembali memulai aktivitas pemuatan minyak di terminal Ras Tanura yang sempat terhenti hampir empat bulan karena ketegangan geopolitik.
Arab Saudi, sebagai eksportir minyak mentah terbesar dunia, tengah meningkatkan pengiriman energi ke pasar global. Ini dilakukan di tengah langkah produsen minyak dan gas di Timur Tengah untuk menaikkan kapasitas produksi dan ekspor, menjelang kemungkinan perjanjian sementara untuk meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

