ZONAUTARA.com – Ganda putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, menegaskan bahwa konsistensi dalam permainan dan kemampuan meminimalkan kesalahan menjadi faktor utama keberhasilan mereka melaju ke babak kedua Wimbledon 2026. Dalam pertandingan di All England Club, London, Jumat, pasangan ini mengalahkan pasangan tuan rumah Harriet Dart dan Maia Lumsden dengan skor 6-3, 6-4.
Aldila Sutjiadi mengungkapkan pentingnya fokus pada tiap poin permainan. “Kita mencoba bermain point by point tidak terlalu memikirkan game besarnya walaupun sudah unggul tetapi kalau di ganda momentum bisa berbalik dengan cepat,” kata Aldila seusai pertandingan. Konsistensi dan minimnya kesalahan dianggapnya sebagai kunci kemenangan.
Dalam konteks waktu, Janice dan Aldila hanya membutuhkan 1 jam 30 menit untuk menyudahi perlawanan pasangan Inggris tersebut. Kemenangan ini juga membalas kekalahan mereka sebelumnya di semifinal Nottingham Open beberapa pekan lalu. Janice yang sebelumnya kalah dari Daria Kasatkina di nomor tunggal, memandang kemenangan ini sebagai momen kebangkitan.
Menuju pertandingan berikutnya, Janice berharap mampu mempertahankan permainan rapi dan tetap konsisten. “Yang pastinya hari ini kita bermain dengan sangat rapi. Semoga untuk babak selanjutnya kita bisa terus konsisten dan bisa mengikuti instruksi dari pelatih-pelatih juga,” ujar Janice.
Sementara itu, Aldila menyampaikan bahwa mereka menunggu hasil pertandingan calon lawan sebelum menentukan strategi selanjutnya. “Kita pastinya akan melihat calon lawan juga. Dari situ kita akan mengatur strategi, apa yang kita ubah, apa yang kita perbaiki,” tambah Aldila.
Diolah dari laporan ANTARA.

