ZONAUTARA.com – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan bahwa pengusaha mikro yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menerima restrukturisasi kredit. Saat ini, pemerintah masih melakukan pendataan untuk menentukan pengusaha yang terdampak dan memiliki kewajiban kredit, sebelum menetapkan skema restrukturisasi yang akan diberikan.
“Bukannya belum ada [restrukturisasi], pasti akan ada. Tapi kan kita harus petakan dulu nih, yang menjadi korban siapa saja, terus nanti yang terkait UMKM yang punya utang siapa saja. Nah, ini sedang kita konsolidasikan,” ucap Maman di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Maman mengakui bahwa saat ini belum ada data yang lengkap mengenai jumlah pengusaha mikro yang menjadi korban bencana di NTT. Menurutnya, pendataan tersebut membutuhkan waktu, sebagaimana yang dilakukan pemerintah terhadap pengusaha mikro terdampak bencana di wilayah lain. “Belum, kan lagi ini kan lagi proses terus. Sama aja kayak kemarin kan waktu di Aceh, kita terus lakukan pendataan,” tuturnya.
Selain menyiapkan restrukturisasi kredit, pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada UMKM terdampak melalui pemerintah provinsi dan kabupaten di NTT. Salah satu bentuk bantuan adalah program belanja gratis di warung-warung sekitar lokasi bencana dengan pembiayaan dari pemerintah daerah. “Pemprov dan Pemkab mereka bersama-sama dengan tim, mereka membuat program belanja gratis di warung-warung di seputaran daerah situ kan. Itu dibayar oleh anggaran oleh Pemprov. Nah, yang kayak gitu-gitu sudah kita lakukan,” ucap Maman.
Pemerintah pusat juga terus mengirimkan bantuan kepada korban bencana, termasuk mendistribusikan kebutuhan di wilayah terdampak melalui pesawat. “Terus sekarang dari pemerintah juga sudah mengirimkan tim bantuan segala macam, dan saya pikir tuh bantuan pesawat untuk dropping barang segala macam saya pikir sudah jalan,” imbuhnya.
Diolah dari laporan Tirto.id.

