ZONAUTARA.com – Ajudan senior Nigel Farage diduga merekomendasikan cara menghindari hukum elektoral untuk menerima donasi asing sebesar £500,000 bagi Reform UK, menurut rekaman rahasia yang disiarkan oleh Channel 4. Dan Jukes tertangkap kamera bertemu dengan seseorang yang berpura-pura sebagai putra seorang pengusaha kaya asal Amerika.
Hukum elektoral menyatakan bahwa untuk menjadi donor yang sah bagi partai politik di Inggris, Anda harus terdaftar sebagai pemilih di Inggris atau perusahaan yang terdaftar di Inggris. Dalam kasus ini, sang putra sah sebagai donor, namun ayahnya tidak.
Rekaman rahasia ini dilakukan oleh kelompok bernama Verbatim Investigations, yang dibentuk oleh jurnalis dari Centre for Climate Reporting. Channel 4 News menyatakan telah memverifikasi materi yang diberikan kepada mereka dan memutuskan untuk menyiarkannya.
Reform UK menyangkal melakukan kesalahan dan mengklaim bahwa mereka “telah menjadi target tipuan yang dilakukan oleh aktivis perubahan iklim yang didanai asing”. Jukes diduga menyarankan agar donasi dapat dilakukan atas nama putra yang berbasis di Inggris, meskipun uang tersebut berasal dari ayahnya yang berwarga negara Amerika. “Sebenarnya itu memang terlihat sebagai solusi,” ujar Jukes.
Reform UK telah meluncurkan investigasi internal terhadap Jukes. Farage, saat berbicara dalam acara makan siang bersama si ‘putra’ dan aktor yang berpura-pura sebagai ayahnya di Clacton, Essex, berkata bahwa “semua ini di atas meja” usai mendengar putra berbicara bahwa dia telah mendiskusikan hal ini bersama Jukes dan kepala kebijakan Reform, James Orr.
Diolah dari laporan BBC News.

