ZONAUTARA.com — Hingga saat ini, dari semua pahlawan nasional asal Sulawesi Utara (Sulut), belum ada pahlawan yang berasal dari daerah Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang mencakup Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dan Kota Kotamobagu.Â
Pengajuan pahlawan nasional asal BMR itu pun sempat dibahas dalam pertemuan terbatas antara Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNSRAT Ivan R.B Kaunang, dan Kepala Laboratorium FIB UNSRAT Roger Kembuan, Kamis (31/07/2025).Â
Dalam sisi pembangunan karakter daerah, tentunya pengusulan pahlawan nasional perlu untuk dilakukan.Â
Hal itu sebagaimana disampaikan Ivan Kaunang yang juga merupakan anggota Tim Pengkaji Tokoh Pahlawan Daerah.Â
“Adanya pahlawan sangat penting untuk memberikan semangat bagi masyarakat bahwa Bolmong juga punya andil dalam pergerakan dan perjuangan bangsa ini,” ucap Ivan.Â
Menurutnya, hal utama untuk dirumuskan adalah tokoh yang akan diangkat sebagai pahlawan nasional.Â
“Nanti jika sudah diajukan ke Dinas Sosial, kemudian akan dibuat naskah akademiknya, lalu diajukan ke Kementerian Sosial,” tambahnya.Â
Jika tak ada aral melintang, pengajuan pahlawan nasional tidak memakan waktu yang lama.Â
“Mudah-mudahan kalau kita ajukan mulai dari sekarang, siapa tahu Hari Pahlawan tahun 2026 sudah ada pahlawan dari BMR,” ucapnya.Â
Terpisah, Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi menyambut baik rencana dalam pembahasan tersebut.Â
“Nanti saya akan bicarakan dengan empat kepala daerah lainnya. Paling tidak tahun ini kita sudah mengorbitkan data-data untuk diusulkan,” singkat Yusra saat diwawancara Zonautara.com.


