AMSI Sulut ingatkan warga waspada hoaks di tengah aksi demo

Editor: Redaktur
Suasana di Kantor DPRD Sulut, Senin 1 September 2025 pagi. (Foto: Zonautara.com).

ZONAUTARA.com – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Utara, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya hoaks yang berpotensi menyebar di tengah aksi demonstrasi yang berlangsung hari ini.

Ketua AMSI Sulut Ferdinand Putong mengatakan, momentum unjuk rasa kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan informasi palsu yang bisa memicu keresahan publik.

“Hoaks sangat mudah beredar terutama di media sosial ketika ada demo. Karena itu masyarakat harus bijak, tidak langsung percaya atau membagikan informasi tanpa mengecek kebenarannya,” tegas Ferdinand didampingi Sekretaris AMSI Sulut, Finda Morina, Senin (1/9/2025).

Ia menambahkan, media massa juga memiliki tanggung jawab penting untuk memverifikasi informasi sebelum dipublikasikan agar tidak ikut memperkeruh suasana.

“Media harus menjaga profesionalisme dan tetap mengutamakan fakta, bukan sensasi,” ujarnya.




Ferdinand juga membagikan cara sederhana untuk mengidentifikasi hoaks di media sosial, antara lain:

  1. Periksa sumber berita. Pastikan informasi berasal dari media atau akun resmi, bukan dari sumber anonim.
  2. Cek tanggal dan konteks. Banyak hoaks menggunakan foto atau video lama yang dipelintir seolah-olah peristiwa terkini.
  3. Bandingkan dengan media kredibel. Cari konfirmasi dari lebih dari satu media arus utama.
  4. Waspadai judul provokatif. Hoaks biasanya memakai judul bombastis untuk menarik emosi pembaca.
  5. Gunakan fitur cek fakta. Manfaatkan situs atau kanal resmi pemeriksa fakta sebelum membagikan informasi.

AMSI Sulut mendorong masyarakat untuk mengandalkan sumber informasi resmi dan kredibel, serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum jelas asal-usulnya.

Ferdinand menekankan bahwa melawan hoaks bukan hanya tugas jurnalis, melainkan tanggung jawab bersama.

“Kita semua harus jadi filter pertama bagi diri sendiri. Jangan sampai termakan isu bohong yang bisa memecah belah masyarakat,” tutupnya.

Suka berkelana ke tempat baru, terutama di alam bebas. Mencintai sastra fiksi dan tradisi. Berminat pada isu-isu ekofeminisme, gender, hak perempuan dan anak. Beberapa kali menerima fellowship liputan mendalam. Tercatat sebagai anggota AJI.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com