ZONAUTARA.com – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Gereja Katolik Paroki Kristus Raja, Kamis (11/9/2025), saat pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kotamobagu resmi dilantik. Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan umat Katolik di Kotamobagu dan sekitarnya.
Pastor Oktarius Thomas Lalio, dalam sambutannya, menegaskan bahwa Pestawa Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) hadir sebagai wadah pembinaan spiritual sekaligus ajang mempererat ikatan persaudaraan umat Katolik. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menumbuhkan nilai-nilai Kristiani dan menjaga kerukunan.
“Pesparani adalah ruang untuk menumbuhkan nilai Kristiani, menjaga kerukunan, dan menghadirkan kedamaian dalam keberagaman bangsa. Umat Katolik di Sulut berjumlah besar, ada sekitar 120 ribu jiwa dan Kotamobagu menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujar Pastor Oktarius.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi umat untuk mengekspresikan iman melalui seni dan musik rohani Ia menekankan bahwa “Ini bukan hanya tentang bernyanyi, tetapi tentang bagaimana iman itu hidup dan dirasakan dalam kebersamaan.”
Cristovel J. Lamoboan, Penyelenggara Bimas Katolik Kemenag Kotamobagu, menyampaikan bahwa LP3KD akan menjadi wadah untuk mengorganisir umat sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Pesparani di tingkat yang lebih luas.
“Momentum ini harus kita jadikan awal yang baik untuk membangun kerukunan dan memperkuat kualitas iman umat Katolik di Kotamobagu,” tuturnya.
Antusiasme terpancar dari wajah umat yang hadir dalam pelantikan tersebut. Doa, nyanyian, dan suasana hangat kebersamaan menjadikan acara ini bermakna tidak hanya bagi pengurus baru, tetapi juga bagi seluruh jemaat yang merindukan kebersatuan dalam iman.
Tineke Wengkas, seorang umat Katolik dari Kelurahan Kotamobagu, mengungkapkan harapannya.
“Bagi umat, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal baru untuk semakin mempererat persaudaraan, memperkuat iman, dan merawat kebersamaan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Mangkat, yang turut hadir dalam pelantikan. Ia menyoroti pentingnya menjaga toleransi, persatuan, dan kebersamaan agar keberagaman di Kotamobagu menjadi kekuatan pemersatu daerah.
“Hari ini memiliki makna yang sangat penting, karena LP3KD menjadi wadah mempererat kerukunan antar umat beragama, untuk itu dibutuhkan peran seluruh masyarakat, baik adat, lembaga keagamaan maupun ormas,” ujar Rendy Mangkat.
Pelantikan yang berlangsung khidmat dengan suasana kekeluargaan ini menandai awal baru bagi LP3KD Kotamobagu dalam mengemban tugasnya untuk membina dan mengembangkan potensi seni dan budaya rohani umat Katolik di daerah tersebut.
Diharapkan, LP3KD dapat menjadi jembatan penghubung antar umat beragama dan berkontribusi positif bagi pembangunan Kotamobagu.


