ZONAUTARA.com – Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tengah bersiap menghadapi potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi mulai 19 November 2025 dan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Peningkatan permukaan air laut ini dipicu oleh fenomena astronomi fase bulan baru yang berbarengan dengan Perigee–kondisi saat bulan berada pada titik terdekat dengan bumi dan menyebabkan pasang laut meningkat.
Peringatan dini dikeluarkan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rendah dan dekat garis pantai untuk meningkatkan kewaspadaan.
Namun, di tengah persiapan menghadapi potensi rob, muncul keheranan dari Kepala Desa (Sangadi) Busisingo Utara, Rinto Potabuga.
Rinto mempertanyakan mengapa desanya tidak tercantum dalam daftar wilayah rawan abrasi atau banjir pesisir, meski kondisi di lapangan menunjukkan ancaman yang nyata.
“Saya selaku Sangadi Busisingo Utara heran, kenapa Desa Busisingo Utara tidak masuk dalam daerah rawan abrasi atau rawan banjir pesisir,” katanya, seperti dikutip dari Sulawesion.
Abrasi parah dan dampaknya
Menurut Rinto, sejumlah titik di Desa Busisingo Utara mengalami abrasi parah.
Gelombang laut bahkan kerap masuk hingga ke pemukiman warga, mengikis bibir pantai, dan menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan.
Beberapa rumah warga juga tercatat terdampak langsung akibat abrasi tersebut.
“Padahal, Desa Busisingo Utara abrasi parah di beberapa titik, sehingga gelombang air laut masuk di pemukiman warga, bahkan telah mengikis bibir pantai. Tak sedikit pula rumah warga yang terkena imbas abrasi,” tambahnya.
Melihat kondisi riil yang tidak sesuai dengan klasifikasi pemerintah terkait daerah rawan abrasi dan rob, Rinto Potabuga berencana segera menyurati instansi terkait.
Ia ingin menanyakan dasar penetapan kategori rawan abrasi tersebut sekaligus meminta evaluasi ulang terhadap status desanya.
Harapannya, dengan adanya evaluasi, Desa Busisingo Utara bisa mendapatkan perhatian dan penanganan yang dibutuhkan untuk mengatasi ancaman abrasi dan potensi banjir pesisir yang terus menghantui wilayah tersebut.


