ZONAUTARA.com – Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto S.I.K., M.H. meresmikan Jembatan MOTABI (Jembatan Kasih Sayang) bertempat di Kali Batu Bogani, Kelurahan Biga, Kecamatan Kotamobagu Utara, Rabu (4/3/2026).
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan Jembatan MOTABI yang dapat diresmikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Pembangunan jembatan tersebut berawal dari laporan Bhabinkamtibmas Kelurahan Biga, Aipda Farid Tungkagi, terkait keluhan sekitar 20 kepala keluarga di RT 04 yang kesulitan akses penghubung menuju wilayah RT 09 serta Kelurahan Genggulang. Yang kemudian diteruskan oleh Kapolsek Kotamobagu Utara IPDA Magenda Dimas Andrianto, S.Tr.K., M.H. kepada Kapolres Kotamobagu.
Setelahnya, melalui perencanaan dan survei teknis, Polres Kotamobagu bersama tim melakukan pembersihan lokasi, penggalian pondasi, serta pembangunan jembatan dengan konstruksi beton bertulang yang kokoh. Proses pengerjaan turut melibatkan tenaga tukang profesional.
Jembatan dengan panjang 9 meter dan lebar 1,2 meter tersebut dibangun dengan anggaran kurang lebih Rp48.900.000 yang bersumber dari donasi sukarela seluruh anggota Polres Kotamobagu, yang dikumpulkan sejak awal Januari hingga akhir Februari 2026. Jembatan ini kini menjadi akses vital penghubung RT 04 dan RT 09, serta mempermudah mobilitas warga Kelurahan Biga dan Kelurahan Genggulang, termasuk akses anak-anak menuju sekolah yang kini hanya berjarak sekitar 500 meter.
Kapolres Kotamobagu menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Saya berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat besar serta menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak yang terlibat,” tutupnya.
Sementara itu, Lurah Biga, Resti Apriani Damopolii, S.Hut., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Kotamobagu beserta seluruh jajaran atas kepedulian dan keikhlasan dalam membantu masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa usulan pembangunan jembatan sebelumnya telah diajukan melalui musyawarah rencana pembangunan daerah, namun belum terealisasi karena keterbatasan anggaran.
“Pemerintah dan masyarakat Kelurahan Biga juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga yang telah menghibahkan sebagian tanahnya untuk pembangunan jembatan tersebut, sehingga proses pembangunan dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.


