ZONAUTARA.com – Pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (10/4), turut disertai dengan penetapan libur nasional selama dua hari di kota tersebut.
Langkah untuk meliburkan Islamabad ini bertujuan meningkatkan keamanan dan mengurangi aktivitas masyarakat di wilayah tersebut, seperti dilaporkan oleh Reuters. Pos pemeriksaan telah didirikan di seluruh kota, terutama di area Zona Merah, di mana kendaraan diperiksa dengan ketat. Banyak sekolah dan toko tutup, sementara hanya ada sedikit aktivitas di beberapa daerah.
Warga setempat menyambut baik kebijakan ini dengan harapan bahwa pertemuan tersebut dapat mengurangi ketegangan antara AS dan Iran. “Jika pembicaraan diadakan, itu adalah hal positif bahwa ancaman perang yang besar akan dihilangkan,” kata Bilal Habib, seorang bankir di Islamabad.
Pembicaraan di Islamabad ini diharapkan mampu meredakan ketegangan antara kedua negara. Pakistan sendiri berharap dapat memainkan peran penting dalam mencapai perdamaian di kawasan tersebut.
