ZONAUTARA.com – Menjelang keberangkatan haji tahun 1447 H/2026 M, calon jemaah diimbau untuk memastikan kesiapan atribut wajib, termasuk gelang haji. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menegaskan bahwa gelang ini adalah bagian penting dari perlindungan bagi jemaah selama berada di Tanah Suci.
Gelang haji yang terbuat dari logam baja putih (monel) ini wajib dikenakan oleh setiap jemaah. Fungsinya sangat krusial sebagai alat identifikasi cepat jika terjadi keadaan di mana jemaah terpisah dari rombongan atau tersesat dalam kerumunan di Arab Saudi. Gelang ini memuat informasi penting yang membantu petugas dalam memberikan pendampingan dengan tepat.
Selain atribut fisik seperti gelang, pemerintah juga telah merilis jadwal resmi tahapan keberangkatan hingga kepulangan jemaah. Salah satu poin penting dari jadwal tersebut adalah keberangkatan pertama pada tanggal 22 April 2026.
Pada kesempatan lain, Menteri Kesehatan mengimbau agar jemaah dengan komorbiditas rutin menjalani olahraga dan meminum obat secara tepat waktu menjelang keberangkatan. Hal ini sebagai antisipasi terhadap risiko kesehatan seperti diabetes, hipertensi, dan jantung, terutama dengan cuaca ekstrem yang mungkin dihadapi di Tanah Suci.
Secara keseluruhan, persiapan untuk haji 2026 dimulai dari atribut wajib seperti gelang, hingga kesiapan kesehatan fisik jemaah. Penting bagi setiap jemaah untuk menyiapkan diri dan mematuhi anjuran dari pemerintah guna melaksanakan ibadah dengan aman dan khusyuk.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

